Buntuti Nasabah Bank, Pelaku Dihajar Warga

Selasa, 23 Agustus 2011 – 09:49 WIB

SORONG -  Berniat mencuri,  seorang pemuda berusia 22 tahun dikeroyok  massa hingga babak belur.  Pengeroyokan terjadi tepat di depan Kantor DLLAJR lama sekitar pukul 1000 WIT, Sorong Kota, Provinsi Papua Barat.  Saat itu pelaku  membuntuti salah satu nasabah Bank Papua  yang baru keluar dari bank menuju motornya  di areal parkir

BACA JUGA: Dua Perempuan Tewas Terperosok ke Septic Tank



Ternyata sejak awal pelaku mengikuti calon korban itu hingga  sampai di kediamannya di Klademak III  Worot
Setelah korban masuk ke dalam rumah dan meninggalkan motornya di luar, pelaku  yang diduga bersama temannya, langsung menghampiri motor  korban dan berusaha mencukil jok motor  agar barang-barang yang terdapat di dalam bagasi motor bisa diambil.

Pelaku nekat melakukan itu karena  di dalam bagasi motor itulah korban menyimpan uang  yang baru saja diambil dari Bank Papua

BACA JUGA: Ingin Lebaran di Rumah, Putri Percepat Sidang

Ketika berusaha untuk mencungkil-cungkil jok motor, salah seorang warga yang sempat lewat di lokasi kejadian  langsung menegur  pelaku  dan temannya.

Setelah ditegur, tanpa menunggu lama, kedua pria itu langsung kabur dengan cepat menggunakan motor yang dikendarai temannya.  Namun sial bagi kedua pencuri itu, karena diteriaki “pencuri’,   warga pun langsung mengejar dan menangkap  keduanya hingga tidak berkutik
Disitulah pelaku tampak pasrah kena bogem-bogem mentah dari warga

BACA JUGA: Tangkap Petugas PLN Palsu

Setelah dipukul, warga setempat kemudian membawa kedua pelaku itu  ke rumah korban yang motornya hendak dicungkil. 

Saat dicecar pertanyaan, pelaku mengaku hendak mengambil  barang yang ada di jok motorHal  ini karena sebelumnya pelaku  sudah mengikuti korban dari bank Papua dan melihat calon korban menaruh sesuatu di jok motornya.  Mendengar jawaban tersangka warga pun semakin marah, dan menghajar  wajah pelaku hingga kening mata sebelah kanan pecah

Namun karena merasa kasihan, korban tidak mempolisikan pelaku, padahal sebelumnya warga hendak menelopon aparat keamanan, tetapi si korban melarangnyaBahkan pelaku  disuruh pulang dan diberikan ongkos berobat sebesar Rp.50.000. 

Menurut korban, kedua pelaku memang  sudah dilihatnya di  Bank PapuaSetelah ia keluar dari bank, ternyata pelaku tetap  membuntutinya dari belakangDan ia juga melihat dari kaca spion motornyaIa juga heran, pelaku sangat  berani  hingga membuntuti dirinya   sampai di rumahnya.  Namun  nasib sial menimpa kedua pelaku dimana ia gagal mencuri namun wajahnya lebab dihajar massa(iso)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bisnis Ganja demi THR Lebaran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler