Bupati Anna Berharap Pembangunan Bendungan Karangnongko Sejahterakan Masyarakat

Rabu, 17 Mei 2023 – 22:45 WIB
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah berharap pembangunan Bendungan Karangnongko menyejahterakan masyarakat. Dia mengatakan hal tersebut pada pertemuan dengan warga Desa Ngelo. Foto: Ist.

jpnn.com - BOJONEGORO - Ketua Forum Masyarakat Desa Ngelo Bersatu Sugiyanto menyatakan masyarakat tidak menolak pembangunan Bendungan Karangnongko.

Masyarakat Desa Ngelo sepenuhnya mendukung proyek strategis nasional (PSN) yang bertujuan menyejahterakan rakyat.

BACA JUGA: Bupati Bojonegoro Ingatkan Para ASN Jaga Netralitas di Pemilu 2024

Sugiyanto menyatakan hal tersebut pada pertemuan warga dengan Pemkab Bojonegoro yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) di Ruang Tribuana Tungga Dewi, Gedung Pemkab Lama, Rabu (17/5).

Pertemuan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Pimpinan DPRD Bojonegoro, Kepala OPD terkait, Camat Margomulyo dan warga Desa Ngelo.

BACA JUGA: Bupati Bojonegoro Fokus Meningkatkan Pembangunan SDM Lewat Program RPL

Pertemuan ini penting mengingat proyek strategis nasional Bendungan Karangnongko melibatkan banyak pihak dan bermanfaat untuk empat kabupaten.

Sugiyanto lantas menyampaikan sejumlah usulan masyarakat terkait pembangunan bendungan dimaksud.

BACA JUGA: Berkasus dengan Bupati Bojonegoro, Budi Irwanto Dipanggil Polda Jatim

Antara lain, proses tahapan pembebasan lahan harus dilakukan secara transparan, tidak ada tekanan dan intimidasi dari semua pihak yang berkepentingan dengan menjunjung sila kelima Pancasila.

Poin lainnya menyebutkan terkait relokasi hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

Sementara itu Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam pertemuan mengatakan pembebasan lahan menjadi tugas dan fungsi pemerintah pusat.

"Kami hanya menyiapkan anggaran, teknisnya ada di provinsi termasuk DPRD Provinsi. Pemkab mempersiapkan karena wilayahnya masuk dalam teritorial Kabupaten Bojonegoro," ucapnya.

Bupati juga menyatakan Pemkab Bojonegoro telah melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR, Bupati Blora dan stakeholder terkait lainnya.

"Pemkab Bojonegoro tidak ingin bobol desa karena kami ingin di saat bendungannya jadi, di sana ada punggung ekonomi baru."

"Jika direlokasi jauh apa manfaatnya jika tidak ada air mengalir di sekitar sana? Justru itu yang kami khawatirkan,” ucapnya.

Bupati Anna mengilustrasikan beberapa lokasi bendungan yang sudah ada, perekonomian warga sekitar menjadi bagus.

Masyarakat bisa tumbuh kembang di sekitar bendungan.

Bahkan Pemkab sudah ada konsep dengan BBWS.

Dia berharap masyarakat Desa Ngelo mempunyai semangat yang sama.

"Target tahun ini bisa groundbreaking. September sudah klir karena anggaran sudah ada,” katanya.

Bupati Anna juga berpesan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Pertemuan ini menjadi salah satu langkah agar tidak terjadi miskomunikasi.

Sebab dengan adanya Bendungan Karangnongko, manfaatnya juga terjamin pasti.

“Di kementerian sudah kami usulkan, maka izinkan tim untuk mengukur. Jika ada kekurangan masih bisa ditambahkan,” katanya.

Nantinya setelah pengukuran, akan ada perhitungan.

Bupati Anna menyarankan jika ada kandang sapi atau pohon jangan dipindahkan karena ada nilai di sana.

Pemkab akan mengawal appraisal sebanyak mungkin. Jika ada item yang kurang bisa diusulkan saat penghitungan objek.

Bupati Anna berharap PSN Bendungan Karangnongko makin membuka dan menguatkan seluruh pihak.

Baik pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, khususnya Pemkab Bojonegoro yang sangat memikirkan warga desa terdampak.

Sebab PSN ini salah satu proyek untuk kesejahteraan masyarakat. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polemik Bupati dan Wabup Bojonegoro, Polisi Periksa Admin Grup WA


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler