Bupati Landak Raih Peringkat 4 Atas Kepatuhan Pelayanan Publik

Rabu, 29 Desember 2021 – 14:09 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa (tengah) menerima penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (29/12/21). Foto: Dok. Pemkab Landak

jpnn.com, JAKARTA - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri langsung penerimaan penganugerahan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 yang diberikan oleh Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (29/12/21).

Bupati Karolin mengatakan capaian tersebut merupakan hasil yang sangat membanggakan Kabupaten Landak.

BACA JUGA: Ombudsman RI: Maladministrasi Berlapis-lapis Terjadi dalam Penyelesaian Masalah Honorer

Sebab, kata dia, dari 416 kabupaten di Indonesia, Kabupaten Landak berada di 4 besar kabupaten yang mendapatkan predikat kepatuhan terbaik dengan total nilai kepatuhan 98,61 dan berada di zona hijau.

Kabupaten Landak mendapat predikat terbaik 4 setelah Kabupaten Kampar, Deli Serdang, dan Rokan Hilir. 

BACA JUGA: Bakamla RI-Vietnam Coast Guard Jalin Kerja Sama Keamanan dan Keselamatan Maritim

Menurut Karolin, pada tahun 2018 Landak mendapat predikat zona kuning dengan nilai 53,55 dan mengalami peningkatan signifikan di tahun 2021 menjadi zona hijau dengan nilai 98,61.

Hal ini merupakan hasil kerja bersama antara masyarakat dan pemerintah Kabupaten Landak sehingga bisa mendapatkan penghargaan ini.

BACA JUGA: Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal, Bupati Landak Bilang Begini

“Terima kasih atas kerja keras dan kekompakan kita bersama untuk bisa mencapai nilai yang baik sebagai ukuran objektif pelayanan publik Pemda Landak. Semoga di masa yang akan datang dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik,” kata Bupati Landak Karolin.

Bupati Karolin menjelaskan tidak mudah sebuah kabupaten dengan kemampuan yang tidak begitu kuat untuk mampu memberikan pelayanan publik yang baik untuk masyarakat.

Namun, keseriusan bupati untuk terus berjuang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat telah terbukti dengan pencapaian penganugerhan dari Ombudsman RI.

“Kita berikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan pengaduan atau keluahan terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Landak. Hal ini juga berfungsi untuk memberikan evaluasi bagi pemerintah Kabupaten Landak. Yang terpenting, saya sebagai bupati berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terjangkau dan mudah untuk masyarakat,” terang Karolin.

Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya secara virtual menyebut pelayanan publik sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Pelayanan yang baik akan meninggalkan kesan yang baik, namun sebaliknya pelayanan yang buruk akan memberikan persepsi buruk, persepsi buruk tersebut dapat menurunkan kepercayaan dan kredibilitas penyelenggara negara.

Untuk itu, Jokowi mendorong penyelenggara pelayanan publik untuk melakukan perbaikan.

“Penyelenggara pelayanan publik harus semakin baik. Tuntutan masyarakat terus meningkat. Tidak akan ada toleransi untuk yang pelayanannya lambat, berbelit belit. Tidak ada tempat bagi pelayanan yang tidak ramah dan tidak responsif.  Oleh karena itu, jangan pernah merasa cukup dengan apa yang telah dikerjakan karena situasi terus berubah," ucap Jokowi saat memberikan sambutan.

Penyelenggara pelayanan publik harus mengubah cara pikir, cara merespon serta cara bekerja berorientasi hasil untuk mewujudkan pelayanan yang prima. Memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat.

Meski begitu, Jokowi menjelaskan untuk menghasilkan pelayanan prima, butuh komitmen, upaya bersama, sinergitas antarlembaga, ikhtiar berkelanjutan, disiplin panjang, transformasi sistem, tata kelola, perubahan pola pikir dan budaya kerja.

Jokowi mengatakan pada masa pandemi COVID-19 ini, penyelenggara pelayanan publik dipaksa bertransformasi memanfaatkan lebih banyak teknologi.

Hal ini untuk melakukan tugas-tugas pelayanan melakukan digitalisasi pelayanan untuk mempermudah akses, memberikan pelayanan yang lebih cepat dan terjangkau. 

“Upaya-upaya transformasi yang telah dilakukan di masa pandemi dapat menjadi modal awal untuk mengembangkan inovasi pelayanan publik untuk menciptakan terobosan dan solusi,” pungkas Jokowi.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler