Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, PSI Sarankan Cabup Yoyok Diisolasi

Jumat, 27 November 2020 – 19:00 WIB
Sejumlah pelayat saat melepas jenazah Bupati Situbondo Dadang Wigiarto di Pendopo Kabupaten, Kamis (26/11) malam. Foto: ANTARA Jatim/Novi Husdinariyanto

jpnn.com, SITUBONDO - Pengurus DPD PSI Situbondo, Jawa Timur, mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, akibat terjangkit Covid-19. 

Terkait dengan itu, PSI menyarankan agar calon bupati Yoyok Mulyadi melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

BACA JUGA: Penghormatan Terakhir untuk Jenazah Bupati Situbondo Sebelum Dimakamkan

“Demi keselamatan masyarakat, kami menyarankan agar calon bupati Yoyok Mulyadi, yang tiga hari lalu melakukan penanaman bakau bersama almarhum di Panarukan, melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sambil melakukan isolasi mandiri, Pak Yoyok juga kami anjurkan melakukan swab test," kata Ketua DPD PSI Situbondo, Irwanto, Jumat (27/11).

Irwanto menyatakan, saran ini disampaikan karena keselamatan masyarakat harus lebih diutamakan daripada pertimbangan-pertimbangan politik.

BACA JUGA: Data dari Situbondo Menunjukkan COVID-19 Sangat Buas, Gerak Cepat, Liar

Ini juga sesuai protokol kesehatan yang berlaku

“Apabila calon bupati Yoyok tidak melakukan isolasi mandiri, dikhawatirkan penularan Covid-19 akan terus bertambah, apalagi jika beliau turun berkampanye," lanjut Irwanto.

BACA JUGA: Alhamdulillah, PMI Asal Situbondo Ini Terbebas dari Hukuman Mati di Arab

Dadang Wigiarto meninggal dunia karena Covid-19 di RSD dr Abdoer Rahem, Situbondo, Kamis (26/11).

Almarhum diketahui terpapar Covid-19 setelah mengikuti swab test dua hari sebelumnya. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler