Buru Teroris KKB, Satgas Nemangkawi Rela Bertaruh Nyawa Hingga Tinggalkan Keluarga

Selasa, 01 Juni 2021 – 19:54 WIB
Satgas Nemangkawi rela bertaruh nyawa demi keutuhan NKRI. Foto: dok. Humas Polri

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Satgas Nemangkawi yang berasal dari gabungan Polri-TNI tersebar di beberapa wilayah seperti di Kabupaten Intan Jaya, Beoga, Kabupaten Puncak Papua, dan Ilaga guna memberi perlindungan kepada masyarakat di Papua.

Satgas Nemangkawi hinga kini terus memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan risiko besar bertaruh nyawa demi menjaga kedaultan NKRI dan melindungi masyarakat sipil.

BACA JUGA: Keputusan Penting Mabes Polri terkait Satgas Nemangkawi Pemburu KKB di Papua

Semua anggota Satgas Newangkawi harus rela berpisah dengan keluarga demi melaksanakan tugas mulia membela NKRI sekaligus penegakan hukum.

Bahkan sampai di hari besar keagamaan seperti Idulfitri lalu, tak ada satupun anggota Satgas Nemangkawi yang bisa mudik untuk sekadar berkumpul dengan keluarga tercintanya.

BACA JUGA: Baku Tembak dengan KKB, 1 Personel Satgas Nemangkawi Terluka

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turun langsung memimpin seluruh anggotanya untuk selalu melindungi seluruh warga sipil di Papua dari aksi kejam kelompok tersebut.

Jenderal Listyo meminta para prajurit yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi tidak kendor dalam memerangi KKB yang semakin intens melakukan aksi kekerasan.

“Saya terus memberikan motivasi kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas di Papua untuk terus bersemangat dan tidak boleh kendor dengan peristiwa yang terjadi," tegas Jenderal Listyo, baru-baru ini.

BACA JUGA: Satgas Nemangkawi Gerebek Rumah Adat Papua, Temukan Barang Mengerikan

Dia menegaskan, negara tidak akan kalah dengan KKB Papua yang terus melancarkan aksi teror kepada masyarakat. NKRI menjadi harga mati yang jarus terus dijaga dari aksi terror pihak manapun, termasuk KKB Papua.

Dia juga meminta Satgas Nemangkawi tidak gentar melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata tersebut.

"Saya perintahakan kepada seluruh anggota satgas yang bertugas, lakukan terus pengejaran terhadap KKB yang ada di Papua, terus berjuang, negara tidak boleh kalah," kata Listyo.

Kepala Operasi Nemangkawi Brigjen Pol Roycke Harry Langie mengatakan, teror yang dilancarkan kelompok teroris ini tidak hanya membuat masyarakat yang datang dari luar Papua ketatukan, tetapi orang asli Papua juga merasakan ketakutan.

“Menjaga NKRI menjadi harga mati. Kami terus memburu mereka (KKB) dengan segala resiko yang ada. Pengegakkan hukum diatas segala-galanya,” tegas Roycke Harry. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler