JAKARTA - Suasana lengang di lobby utama Gedung DPR mendadak riuhPuluhan buruh PT Glopac Indonesia, tiba-tiba datang membawa spanduk sambil berteriak dan bernyanyi
BACA JUGA: Jelang Vonis, Hakim Baasyir Dapat Pengawalan Ekstra
Aksi ini mengejutkan pihak keamanan DPRPendemo menerobos lobby dan masuk lewat pintu belakang gedung milik rakyat itu
BACA JUGA: KPK Didesak Periksa Gubernur Aceh
Mereka menggelar aspirasi tepat di depan jalan masuk Ruang Nusantara III DPR RIBACA JUGA: Rosa Jadi Saksi Kasus Korupsi Kemenakertrans
Sekian menit mereka menggelar aksi, meneriakkan aspirasi merekaNamun, tidak ada anggota DPR RI yang menemui merekaPengamanan Dalam (Pamdal) DPR yang datang mengusir paksa pengunjuk rasaTarik menarik pun tak terelakkanPengamanan DPR RI siang itu tak mau kalahMereka terus membawa para pendemo keluar dari lobbyHingga akhirnya pengamanan DPR berhasil menarik keluar para pendemo itu.
Dalam orasinya, Beben yang mewakili rekan-rekannya dari buruh PT Glopac Indonesia, mengaku bahwa di negeri ini sudah tidak ada keadilan lagi"Sekali lagi di Indonesia tidak ada keadilanKami mendidirkan serikat pekerja tapi kami di PHKBahkan, kami digugat Rp7,3 miliar," kata Beben di hadapan para wartawan.
"Mereka beri kita upah di bawah UMK, tapi malah menggugat kami Rp7,3 miliar," lanjut BebenPara buruh itu meminta keadilanBeben menegaska, undang-undang yang dibuat harus dijalankanBukan hanya semata dibuat oleh DPRMereka meminta jika ada pengusaha yang 'nakal', tangkap seret dan penjarakan"Jika ada pengusaha sepertt ini diadili dan dipenjarakanPengusaha yang nakalHarus dipenjarakan," teriak Beben, disambut riuh rekan-rekannya.
Mereka pun kembali bernyanyi dan berteriak"Apabila pengusaha Glopac nakal, seret, tindak penjarakanApabila pemerintah tidak adil, seret, tindak dan penjarakan," begitu teriak merekaAksi ini hanya berlangusng beberapa menit saja, hingga akhirnya mereka keluar gedung(boy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Daerah Pemekaran Tuntut Pendirian Kantor BPS
Redaktur : Tim Redaksi