jpnn.com - JAKARTA – Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi yang tengah disidik dan melibatkan tiga kepala daerah nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
“Kategori kasus yang 35, jadi nilainya puluhan miliar rupiah,” kata Budi di Mabes Polri, Kamis (9/7).
BACA JUGA: Kemenkes Nyatakan Pembalut Berklorin Aman, YLKI: Aneh Bin Ajaib
Sebelumnya Kabareskrim pernah menjelaskan tengah menyelidiki sembilan kasus besar yang nilai korupsinya triliunan rupiah perkasus, 23 kasus bernilai masing-masing ratusan miliar dan 35 kasus korupsi bernilai puluhan miliar rupiah.
Nah, untuk tiga orang kepala daerah yang terdiri dari satu gubernur dan dua bupati ini, merupakan bagian kasus yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.
BACA JUGA: Penyidik KPK Dipersenjatai, Buwas: Tidak Bisa Sembarangan
Buwas membantah penetapan tiga kepala daerah ini sebagai tersangka terkait politik atau pilkada. “Tidak tahu, yang jelas beliau masih lama (menjabat). Jadi tidak mungkin ikut pilkada sekarang,” katanya.
“Saya tidak mau bermain-main masalah politisasi. Tidak ada hubungan penetapan tersangka dengan pilkada,” timpalnya.
BACA JUGA: Tahun Ini, Instansi Wajib Lakukan Redistribusi Pegawai
Sebab, dia melanjutkan, kasus ini sudah berjalan lama. Pihaknya pun terus melakukan pembuktian dengan mengungkap fakta-fakta. “Bukan karena ada pilkada terus mencari-cari tersangka,” ungkap Buwas. (boy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Dapat THR Rp 200 Miliar dari Jokowi
Redaktur : Tim Redaksi