Buyung Desak Marzuki Minta Maaf

Selasa, 02 Agustus 2011 – 22:07 WIB

JAKARTA - Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution menilai, pernyataan Ketua DPR RI Marzuki Alie yang mewacanakan pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan suatu bukti bahwa kader Partai Demokrat tidak cerdas

Buyung menilai, selama ini sering sekali kader Partai Demokrat yang menduduki jabatan publik memberikan statemen yang tidak hanya kontroversi, melainkan penuh kebohongan

BACA JUGA: BK DPR Harus Tiru Komisi Etik KPK

Yang disesalkan Buyung, meski bersalah, kader Demokrat itu tidak meminta maaf.

“Misalnya, Batoegana (Sutan Batoegana) pergi ke Singapura memeriksa Nazaruddin, bilang lagi sakit jantungnya dan nanti sesudah berobat sama dokter bisa pulang
Ternyata nggak pulang dan tidak minta maaf sama publik,” kata Buyung saat menghadiri buka bersama di gedung KY, Selasa (2/8).

Karena itu, Buyung menyarankan agar  Marzuki Ali meminta maaf kepada masyarakat karena dengan angkuhnya mengatakan tidak takut dengan masyarakat dan hanya takut sama Tuhan.

“Ini menunjukkan kualitasnya orang ini, kecerdasan otak maupun kearifannya tidak ada

BACA JUGA: Marzuki Dibela Kolega

Tidak pantas menjadi  ketua parlemen, sebab dimanapun, ketua parlemen di negara demokrasi itu seimbang dan bermutu,” tandas Buyung
(kyd/jpnn)

BACA JUGA: PAN Tak Mau Ikut Goyang Marzuki

BACA ARTIKEL LAINNYA... DK Demokrat Panggil Kader Bermasalah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler