Calon Perseorangan Mendapat Sorotan

Sabtu, 10 September 2016 – 00:56 WIB
Kotak Suara untuk pilkada. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - KUPANG – Calon perseorangan yang maju di pilkada Kota Kupang mendapat sorotan. 

Pasalnya, banyak warga yang mengadu karena dokumen kependudukannya dicatut sebagai pendukung. Padahal, yang bersangkutan merasa tidak pernah mendukung calon siapapun. 

BACA JUGA: Istri Ahmad Heryawan Didorong Maju Pilgub

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang, mengatakan, wajar jika warga yang tidak menyatakan mendukung complain namanya dicatut. 

“Karena memang mencapai dukungan sampai 30-an ribu itu sesuatu yang luar biasa dan butuh waktu. Makanya ada yang mengambil jalan pintas,” katanya.

BACA JUGA: PDIP Usung Rustam-Yusroni, yang Lain Dicueki

Terkait dengan peluang calon independen, menurut Ahmad Atang, tetap ada peluang meskipun berat. Sebab, jumlah dukungan melalui KTP dan dokumen kependudukan lainnya sering tidak sesuai dengan perolehan suara hasil pilkada.

Sebab, nuansa saat orang memberikan KTP dan saat pemilu berlangsung sudah berbeda. Oleh karena itu, yang memberikan KTP belum tentu memilih calon independen dimaksud. Sebab, bagi dia, dukungan berupa KTP hanya administratif. “Kecuali yang benar-benar fanatik,”katanya.

BACA JUGA: PPP Kubu Romy Sebut Nama Kandidat Cagub-Cawagub

Oleh karena itu, untuk menang, calon independen perlu melakukan konsolidasi massa. Komunikasi calon independen dengan warga pendukungnya harus tetap dibangun melalui tim suksesnya. 

Dengan demikian, calon mengenal pendukungnya, dan juga sebaliknya. “Kalau tanpa konsolidasi, saya yakin banyak dukungan akan beralih,”ujar Ahmad.

Bahkan, menurut dia, konsolidasi tidak hanya untuk pendukung yang memberikan KTP, tapi juga warga yang belum memberikan KTP. 

Sebab, jika hanya mengandalkan pendukungnya sendiri, belum menjamin kemenangan di pilkada. 

“Karena pendukung melalui KTP hanya administratif, yang paling penting adalah dukungan suara saat pilkada. Jadi perlu ada konsolidasi massa di luar yang mendukung tadi,” kata Ahmad. (sam/boy/sam/jpnn) 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prof Jimly Setuju Calon Incumbent di Pilkada Tak Perlu Cuti, Tapi...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler