Camat Dipukul, Diinjak, Dibanting dan Diancam Dibunuh

Rabu, 27 April 2016 – 19:00 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - PALANGKA RAYA – Kericuhan terjadi di Kantor Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Selasa (26/4) kemarin. Sang Camat Sahrudin dan tiga stafnya dikeroyok Ketua Batamad Jekan Raya Iwan Krisnanto bersama dua temannya Suyedi Sangkurun dan Karlino.

Sahrudin (46) sempat dipukul, diinjak, hingga dibanting. Akibatnya, kepala, dada, dan pelipis Sahrudin mengalami luka serius. Hal serupa juga dialami tiga stafnya. Kasus tersebut langsung dilaporkan ke Polres Palangka Raya.

BACA JUGA: Catat, Pelaku Penembakan Misterius Dicurigai Naik Mobil Carry

Penganiayaan itu diduga dipicu permasalahan pengurusan surat keterangan tanah (SKT). Salah satu pegawai kecamatan Yuana yang menyaksikan kejadian itu mengatakan, Iwan cs datang untuk melakukan klarifikasi kepengurusan SKT.

Setelah selesai, Iwan cs diminta untuk mengambil, tapi dianjurkan membayar administrasi secara sukarela. Biaya itu, lanjutnya, untuk mengganti uang lapangan. Akan tetapi, Iwan cs ternyata marah dan tersinggung.

BACA JUGA: Datangi Kantor Polisi Dengan Pakaian Rapi, Oalah...

Dia membentak pegawai kecamatan. Mendengar ada keributan, camat mengampiri, tetapi juga dibentak. Suasana pun tegang.

”Pak Camat dibentak, dipukul, diinjak, dan didorong. Bahkan, diancam akan dibunuh oleh Iwan cs. Permasalahannya karena uang administrasi pengurusan SKT. Kebetulan Iwan adalah Ketua Batamad Jekan Raya,” katanya. (daq/ign/jos/jpnn)

BACA JUGA: Mahasiswa Jogja: Pak Jokowi, Please Copot Bu Rini...

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bentuk Enam Tim untuk Ungkap Penembak Bersenapan Angin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler