Canda Cak Lontong & Akbar soal Mahfud MD, MK, dan Dinasti

Selasa, 24 Oktober 2023 – 10:43 WIB
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tertawa bersama para seniman. Foto: Tim Media Ganjar

jpnn.com - JAKARTA - Sejumlah seniman dan komedian kondang meramaikan kongko bareng Ganjar Pranowo-Mahfud MD, di M-Bloc, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/10).

Mereka yang hadir, antara lain, Butet Kartaredjasa, Cak Lontong & Cak Akbar, Cing Abdel, Denny Chandra, dan Aziz Doa Ibu.

BACA JUGA: Mahfud MD Gembira Mendengar 3 Kenalannya jadi Anggota MKMK

Pertemuan di tengah polemik soal putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto itu melahirkan banyak canda.

Obrolan dan berbagai celetukan kerap berujung tawa.

BACA JUGA: Ratusan Pengusaha Semarang Dukung Ganjar di Pilpres 2024, Cak Lontong Saksinya

Cak Akbar mengungkapkan keyakinannya bahwa Ganjar-Mahfud mampu membuat Indonesia maju lebih cepat.

Tandem Cak Lontong dalam melawak itu beralasan Mahfud yang punya inisial belakang MD (Mahmodin) adalah figur yang tidak bisa dipengaruhi.

BACA JUGA: Terkait Putusan MK, Begini Saran Mahfud MD Cegah Sesuatu yang Lebih Berbahaya

“Yang bisa dipengaruhi itu kan MK, kalau MD tidak bisa," ujar Akbar.

Ganjar dan Mahfud yang mendengar guyonan itu pun langsung tertawa.

Cak Lontong tak mau kalah. Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu mengatakan dirinya tidak pernah melibatkan anaknya dalam pekerjaan. Ogah terjebak dalam proses dinasti.

Menurut Cak Lontong, dia bukan tipe ayah yang memaksa anaknya meniti karier sesuai keinginannya.

Tuturan Cak Lontong itu direspons Cing Abdel.

"Saya tahu maksud Cak Lontong, nih. Cak Lontong enggak pengin, kan, seperti bapak-bapak yang lagi viral, memaksakan anaknya,” kata Cing Abdel disambut tawa dan tepuk tangan.

Adapun Butet meminta Ganjar dan Mahfud kelak serius mengurus industri kreatif, khususnya bidang kebudayaan.

Seniman berjuluk Raja Monolog itu mengusulkan agar nanti dalam pemerintahan di bawah komando Ganjar-Mahfud ada kementerian khusus kebudayaan.

Butet menuturkan saat ini penanganan kebudayaan dirangkap dengan pendidikan, riset, dan teknologi di Kemendikbudristek.

“Sekarang itu, kementeriannya mengurusi empat bidang, ya pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Kan, jadi aneh. Bagaimana kebudayaan kita bisa maju?” kata Butet.

Pernyataan Butet itu langsung disahut oleh Cak Akbar.

"Betul, Pak, apalagi kementerian yang mengurusi empat bidang itu, sekarang menterinya enggak bergerak, nah diem (Nadiem)," tutur Akbar memelesetkan nama menteri yang membawahi pendidikan, kebudayaan, dan ristek.

Mengomentari berbagai canda dan obrolan itu, Ganjar menegaskan bahwa politik tidak melulu tegang.

"Saya senang semua bisa bergembira, mendengarkan para komika dan mengobrol asyik. Sangat menghibur," ujar Ganjar. (*/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Cak Lontong   Cak Akbar   Ganjar   Mahfud MD   MK   Gibran  

Terpopuler