Catat, Tol Pejagan-Pemalang Beroperasi Satu Arah Mulai H-10

Senin, 12 Juni 2017 – 20:38 WIB
SEGERA BEROPERASI: Salah satu bagian Tol Pejagan-Pemalang yang belum sepenuhnya selesai namun akan difungsikan untuk jalur mudik mendatang. Foto: radartegal.com

jpnn.com, BREBES - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono memastikan Tol Pejagan-Pemalang akan dioperasikan secara fungsional mulai H-10 jelang Lebaran. Menurutnya, jalan tol sepanjang 110 kilometer itu akan diberlakuan satu arah untuk mengatasi kemacetan saat arus mudik lebaran.

"Dengan mulai difungsikannya tol ini, maka dipersiapkan fasilitas rest area pada setiap sepuluh kilometer. Akan ada rumah makan, toilet, tempat ibadah dan penjualan BBM secara kemasan per liter," kata Basuki sebagaimana diberitakan laman radartegal.com.

BACA JUGA: Ingat, Birokrat Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Mudik

Menurut Basuki, Kementerian PUPR juga menyiapkan berbagai prasarana penunjang bagi operasional Tol Pejagan-Pemalang. Misalnya, lampu penerangan, pembatas jalan dan rambu-rambu.

Basuki menambahkan, Tol Pejagan-Pemalang difungsikan satu arah pada arus mudik agar lalu lintas dari Jakarta yang menuju ke timur bisa berjalan lancar. Sedaan saat saat arus balik akan diterapkan satu arah untuk kendaraan dari timur yang menuju Jakarta.

BACA JUGA: Kapolri Ingatkan Pemudik Agar Waspada Saat Lewati Tol Brebes-Semarang

Lebih lanjut Basuki mengatakan, pemerintah terus menggenjot pembangunan Tol Trans Jawa. “Tol Weleri-Semarang sampai Surabaya akan selesai pada 2018," kata Basuki.

Basuki juga meninjau lima jembatan sebidang yang dilewati kereta api dan sering terjadi kemacetan. Salah satunya jembatan layang (fly over) Kretek yang saat ini proses pengerjaannya sudah mencapai 78 persen.

BACA JUGA: Potret! Laporkan! Kalau Ketemu PNS DKI Gunakan Mobil Dinas Buat Mudik

Pada H-10 dipastikan jembatan tersebut akan siap dioperasikan secara permanen. Sedangkan jembatan perlintasan kereta apa lainnya seperti Dermoleng, Klonengan dan Paguyangan juga sudah siap digunakan.

Selain itu, Basuki juga memantau titik rawan macet. Salah satunya adalah Pasar Tegal Gubug di Cirebon, Jawa Barat.

Dia meminta Bupati Cirebon agar melarang operasional pasar di jalur Pantura itu sejak H-4 hingga H+4 Lebaran. Sebab, pasar itu berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.(vit/jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiket Kereta Api Tambahan Dijual Mulai 14 Juni


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler