jpnn.com - TONDANO — Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM) Yasonna Laoly, meminta jajaran Kanwil KemenkumHAM menjaga kedisiplinan. Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke Lapas kelas II B Tondano, Selasa (17/5) lalu.
Laoly menjelaskan, kejadian yang menimpa beberapa lapas waktu lalu, harus menjadi pelajaran. “Agar tidak terjadi di tempat lain, termasuk di Lapas Tondano,” terangnya.
BACA JUGA: PILU! Dipukul dan Dipecat Gara-gara Kucing Majikan Mati
Dimintanya, semua pihak berkoordinasi demi menjadikan sebuah lapas disiplin. “Meskipun tidak boleh memiliki alat komunikasi, namun jangan sampai para warga binaan tidak dapat berkomunikasi dengan keluarganya,” ucapnya.
Bagi Laoly, meski masih banyak fasilitas terbatas, tapi harus dapat menghadirkan industri di dalam Lapas. Bisa hadirkan kerajinan tangan. “Yang pasti para warga binaan harus kreatif,” jelasnya.
BACA JUGA: Saksi Ahli Sebut Perkara La Nyalla di Luar Kepatutan Hukum
Menanggapi hal tersebut, Kakanwil Sudirman Hury berjanji, pihaknya akan terus menyempurnakan kekurangan yang ada. “Pendekatan baik jasmani maupun rohani kita lakukan terhadap para warga binaan. Demi mencegah hal yang tak dinginkan,” tandas Hury.(ctr-02/har/ray/jpnn)
BACA JUGA: Sebulan Nikahi Si Kakak, Pria Muda Goyang Adik Istri Sampai Hamil
BACA ARTIKEL LAINNYA... Alhamdulillah, 36 Peserta OSN Akhirnya Bisa Kembali Berlomba
Redaktur : Tim Redaksi