jpnn.com, PALEMBANG - Jefri Sarla, 45, menjadi korban pembacokan dengan menggunakan senjata tajam jenis golok. Akibatnya, Jefri mengalami luka bacokan sepanjang 26 cm di punggung sebelah kanan.
Beruntung segera dilarikan ke RS Pertamina dan mendapat perawatan medis dengan 25 jahitan.
BACA JUGA: 4 Fakta Mahasiswi Diperkosa Sopir Travel, Nomor 3 Paling Bikin Geram
Setelah pulih dari perawatan, lantas korban yang karyawan swasta ini, melaporkan kedua pelaku, Atak dan Wisah ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (28/12).
Dalam laporannya, Jefri menuturkan, dirinya dianiaya kedua pelaku di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, tepatnya di depan SPBU Pertamania, Jumat (25/12), sekitar pukul 14.00 WIB.
“Saya punya utang sama Atak. Lalu dia mengajak saya bertemu di SPBU Pertamina Tangga Takat untuk menyelesaikan permasalahan utang. Tetapi waktu bertemu, dia malah mengajak temannya yang bernama Wisah,” ungkapnya.
BACA JUGA: Aiptu ICH Berpeluang jadi Tersangka
Saat itu, kata Jefri, sempat terjadi cekcok mulut antara dirinya dengan Atak. Lalu tanpa sebab, temannya Wisah langsung mengeluarkan golok dan membacokan ke punggung Jefri.
“Saya ada sedikit debat dengan Atak, lalu Wisah ikut campur, dan saya bilang diam kamu, ga usah ikut campur. Mendengar hal itu, Wisah ini langsung membacok punggung saya,” ujarnya.
BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Sadis di Hotel Ini Akhirnya Ditangkap
Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, membenarkan adanya laporan tentang penganiayaan tersebut.
BACA JUGA: Briptu Ryanzo Ditahan, Kasusnya Bikin Malu Polri, Kapolda Tegas Bilang Begini
“Benar, korban dibacok. Menurut korban permasalahannya karena utang piutang. Terlapor ada dua orang dan masih diselidiki oleh Unit Reskrim,” kata Irene. (rus/palpos)
Redaktur & Reporter : Budi