Cerita Saksi Mata Soal Pembakar Mobil di Depan Kantor Polisi, Oh Ternyata…

Selasa, 01 Oktober 2019 – 00:54 WIB
Sebuah mobil yang terparkir di area kantor Polsek Tanah Abang dibakar massa pedemo, Senin (30/9). Foto: Aristo Setiawan/JPNN

Sami (34) menjadi salah satu saksi mata kejadian pembakaran dua mobil di area depan Polsek Tanah Abang, Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, Senin (30/9) malam.

Menurut Sami, pelaku pembakaran dua mobil itu tidak beralmamater dan tidak memakai pakaian seragam sekolah.

BACA JUGA: Situasi Terkini Jalan Raya Pejompongan Usai Bentrok Pedemo dengan Polisi

"Pelaku yang membakar itu mengenakan pakaian biasa, seperti warga biasa. Enggak pakai baju sekolah, enggak pakai almamater," kata Sami ditemui di area depan Polsek Tanah Abang, Senin malam.

Sami menuturkan kejadian pembakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya dia melihat gerombolan massa tengah melintasi Jalan Penjernihan dari arah Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Tolong Dicatat, Ini Pesan Penting KPK untuk Anggota DPR RI yang Dilantik Besok

Di saat massa berjalan, datang sebuah bus yang mengantar puluhan polisi ke area depan Polsek Tanah Abang. Seketika, massa yang berjalan bereaksi dengan menyerang polisi.

"Jadi, massa seperti dikasih tahu kantor polisi," terang dia.

BACA JUGA: Hancur, Begini Kondisi Pos Polisi Atmajaya yang Dibakar Massa

Awalnya massa melempari bus yang mengantar polisi. Kemudian, massa membakar kendaraan di area depan Polsek Tanah Abang. Setidaknya dua mobil habis dibakar massa.

"Massa membakarnya pakai bensin dari mobil yang mau dibakar. Ada dua mobil yang dibakar," ucap dia.

Di saat proses mobil dibakar, massa melempari Gedung Graha Metro. Lokasi gedung itu terletak bersebelahan dengan Polsek Tanah Abang. Pelemparan itu mengakibatkan kaca Gedung Graha Metro pecah.

BACA JUGA: Berita Duka: Mahasiswi Unila Aga Trias Tahta Meninggal Dunia

"Massa juga menimpuki Gedung Graha metro. Kaca gedung sampai pecah. Bus polisi juga diserang. Kacanya pecah," timpal dia.(mg10/jpnn)

Dengerin dulu kata Fahri Hamzah:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler