China Mendominasi Daftar Orang Tajir, Amerika dan India Kalah Jauh

Sabtu, 19 Maret 2022 – 19:29 WIB
Mata uang yuan Tiongkok. Foto: Reuters

jpnn.com, BEIJING - China mempertahankan dominasi pada daftar orang terkaya versi Hurun Global 2022 dengan 1.133 miliarder.

Jumlah orang terkaya di China pada daftar itu bertambah 75 orang dari 2021, menurut data yang dirilis Hurun Research Institute, Kamis (17/3).

BACA JUGA: Tiongkok Tuduh Pesawat Pengintai Australia Beroperasi di Laut China Timur

Dominasi China masih belum terkalahkan oleh pengusaha dari Amerika Serikat (716) dan India (250) yang menduduki peringkat kedua dan ketiga.

Beberapa nama pengusaha China yang masuk dalam daftar orang terkaya itu adalah Zhong Shanshan.

BACA JUGA: China Dukung Iran Mempertahan Haknya dari Gangguan Amerika

CEO Nongfu Spring itu memiliki kekayaan senilai 455 miliar yuan (Rp 1,03 kuadriliun), terkaya pertama di China dan nomor 15 di dunia, meskipun harta kekayaannya menyusut hampir 100 miliar yuan.

Orang terkaya kedua China adalah pendiri ByteDance, Zhang Yiming, dengan nilai kekayaan 340 miliar yuan (Rp 765,94 triliun). Tahun sebelumnya pemilik perusahaan pengembang aplikasi video pendek Tik-Tok itu berada di posisi kelima.

BACA JUGA: China Akui Keampuhan Obat Covid-19 Amerika, Pesan 21 Ribu Boks

Pendiri CATL Zeng Yuqun yang berharta 335 miliar yuan menjadi orang kaya ketiga China.

CEO Tencent Ma Huateng yang pada tahun lalu berada di posisi orang terkaya kedua, tahun ini harus puas di posisi keempat setelah hartanya menyusut 330 miliar yuan.

Pendiri Alibaba Group, Jack Ma, berada di posisi kelima dengan nilai kekayaan 235 miliar yuan.

Sementara itu, bos Tesla Elon Musk yang juga melebarkan sayap usahanya di China menjadi orang terkaya kedua dunia dengan nilai kekayaan 1,29 triliun yuan (Rp 2,91 kuadriliun), naik 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

China mengalahkan AS dari segi jumlah pengusaha terkaya sejak 2016, kata Rupert Hoogewerf, pendiri dan bos Hurun Research Institute.

Jika jumlah miliuner AS bertambah 30 persen, maka jumlah miliuner China meningkat dua kali lipat, kata Hoogewerf yang memiliki nama China "Hurun".

Hurun juga menyebutkan Shenzhen, pusat teknologi China, telah menjadi kota tempat tinggal terbesar ketiga di dunia bagi para miliuner, diikuti oleh Beijing dan Shanghai. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler