China Serukan Perlawanan terhadap Pihak Sok Kuasa Berstandar Ganda

Kamis, 21 April 2022 – 23:44 WIB
Presiden Tiongkok Xi Jinping. Foto: Reuters

jpnn.com, JAKARTA - Presiden China Xi Jinping mengusulkan Prakarsa Keamanan Global (GSI) yang menekankan visi bersama menentang mentalitas Perang Dingin.

"GSI ini meneguhkan berkomitmen pada visi keamanan bersama, komprehensif, kooperatif, dan berkelanjutan untuk menjaga perdamaian dan keamanan dunia," kata Xi saat membuka Forum Boao secara daring dari Beijing, Kamis.

BACA JUGA: Sri Lanka Bukti Nyata Jebakan Utang China, Indonesia Bisa Jadi Korban Selanjutnya

Menurut dia, gagasan itu untuk menentang mentalitas Perang Dingin, unilateralisme, dan blok konfrontasi politik.

"Prakarsa ini juga menentang pihak tertentu yang berambisi memaksakan sistem keamanannya terhadap pihak lain, penyalahgunaan sanksi sepihak, standar ganda, dan mendukung semua upaya penyelesaian krisis secara damai," ujar pucuk pimpinan tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu.

BACA JUGA: Surat Sudah Diteken, Mimpi China Punya Pangkalan Dekat Papua Segera Terwujud?

China selama ini menentang sanksi sepihak terhadap Rusia sebagai konsekuensi dari konflik militer dengan Ukraina.

Negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu juga menentang rencana perluasan keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) hingga mengarah ke timur yang dianggap oleh China sebagai akar masalah dari konflik Rusia-Ukraina.

BACA JUGA: Hasil Final Korea Masters 2022: Gadis Ajaib China Terkapar, Tuan Rumah Berjaya

Yang terbaru, China telah menandatangani kesepakatan kerja sama keamanan bersama Kepulauan Solomon yang pernah mengalami kerusuhan menjelang akhir 2021.

Forum Boao merupakan konferensi tahunan Asia yang digelar di Provinsi Hainan, China.

"GSI ini menjunjung tinggi multilateralisme sejati. Prakarsa ini terbuka bagi dunia dan menyambut partisipasi semua negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin dalam pengarahan pers di Beijing, Kamis sore. (ant/dil/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler