Cilamaya Diprotes Pertamina, Dirjen: Itu Urusan Pak Jonan

Senin, 30 Maret 2015 – 07:32 WIB
Menhub Ignasius Jonan. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kemenperin, Imam Haryono mengaku lega proyek pembangunan Pelabuhan Cilamaya, di Karawang, Jawa Barat tidak jadi dibatalkan.

Sebab sebelumnya proyek tersebut diprotes Pertamina akibat mengganggu wilayah pengeboran milik BUMN migas itu. "Kalau masalah Pertamina itu urusan Pak Jonan (Menhub)," ujarnya.
    
Kemenperin, lanjut Imam, hanya sebagai instansi yang berada di pihak pengguna (user) karena proyek Pelahuhan Cilamaya sangat dinantikan oleh industri-industri yang berada di kawasan tersebut. Imam mengaku di wilayah tersebut banyak terdapat industri elektronik dan otomotif. "Sebagai user kami sangat mendukung proyek itu," sebutnya.
    
Menurut Imam, dengan adanya Pelabuhan Cilamaya, ongkos transportasi atau logistik pabrik-pabrik di wilayah Karawang bisa terpangkas karena tidak perlu lagi menggunakan jalur darat.

BACA JUGA: Jubir Kemenhub tentang Polemik Cilamaya

Biasanya mereka harus mengalami kemacetan dan biaya tinggi untuk menuju pelabuhan Tanjung Priok. "Ongkos logistik mereka bisa turun 30 persen," jelasnya. (mia/wir/end)

BACA JUGA: Pertamina Minta Pelabuhan Cilamaya Digeser ke Daerah Ini

BACA JUGA: Marwan: Ini Keterlaluan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantah Pelabuhan Cimalaya Pesanan Jepang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler