Ciuman Tangan Terakhir Istri yang Menolak Dipoligami

Selasa, 25 April 2017 – 04:18 WIB
Ciuman Tangan Terakhir Istri yang Menolak Dipoligami

jpnn.com, SURABAYA - Setelah tujuh tahun tersiksa dengan mimpi-mimpinya, Karin, 40, akhirnya memutuskan untuk menggugat cerai sang suami sebut Donjuan, 48, pada Januari lalu.

Setelah hampir empat bulan proses gugatan cerai, semua arti mimpinya terjawab pada sidang mediasi di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, Kamis (20/4) lalu.

BACA JUGA: Ketika Istri Menjadi Korban Kecerewatan Suami

=========================
Umi Hany Akasah - Radar Surabaya
=========================

Sejak awal persidangan di Pengadilan Agama (PA) Jalan Ketintang Madya, Karin menyatakan mengajukan gugatan cerai lantaran dirinya ingin hidup tenang.

BACA JUGA: Kepentok Cinta Satpam Mal, Akhirnya

Sebab selama ini, ia sangat terganggu dengan bunga-bunga tidur Donjuan yang sering bermimpi hidup bersama wanita lain.

Sosok wanita yang tidak dikenal itu hampir selalu sama dan tidak berubah hampir bertahun-tahun lamanya dalam mimpi itu.

BACA JUGA: Ketika Suami Doyan Bercinta Bareng Rekan Kerja

”Saya ini memang nggak gaul. Tidak pernah buka-buka handphone suami karena sangat percaya beliau. Bahkan, saya tidak pernah tebersit kalau dia berselingkuh,” ucap Karin di sela-sela proses sidang mediasi.

Tampil dengan busana cokelat, Karin yang anggun dan penyabar terlihat sangat lelah.

Dia mengaku harus tabah walaupun tindakan yang dipilihnya hanya untuk menjalankan sebuah keyakinan semata.

”Saya hanya percaya kalau mimpi itu benar. Untuk meyakinkan itu, saya sudah salat istikharah dan tahajud. Saya minta petunjuk dan berungkali mimpi-mimpi seperti itu,” jelas wanita yang tinggal di kawasan Wiyung itu.

Jawaban adanya mimpi dirasakan usai sidang mediasi. Dalam ruang mediasi, Karin akhirnya mengetahui jika suaminya memang sudah menikah dengan wanita lain yang ada dalam mimpinya selama ini yakni Sephia, 39.

Ironisnya, wanita itu sudah sangat dikenalnya karena dia adalah sepupunya sendiri yang sempat tinggal bersamanya dan sang suami di rumahnya selama dua tahunan.

”Mediator sempat tanya suami dan akhirnya keprucut omong. Mediatornya pinter sampai akhirnya mas Juan mengakui kalau dia memang sudah punya istri lagi,” jelas ibu dua anak itu.

Mengetahui kebenaran mimpi-mimpinya itu, Karin pun terlihat sangat lesu. Ia tidak tahu bagaimana mengungkapkan kebenaran itu kepada keluarga besarnya.

Yang dia tahu jika saudara sepupunya yang merupakan istri kedua suaminya kini tinggal di kawasan Kenjeran.

Sementara itu, Donjuan sebenarnya berusaha mendekati Karin untuk mengajak berdamai.

Dia sebenarnya ingin Karin mau menerima madunya dan mereka hidup rukun bertiga. Tapi apa daya, Karin menolak mentah-mentah.

Meski awalnya wanita berhijab itu sempat mendekat dan mencium tangannya sebagai tanda hormat, namun keinginannya tak dikabulkan oleh sang istri.

Karin tetap ingin mereka bercerai.

”Yah, gimana lagi. Akhirnya terbongkar juga. Istri memang perasaannya kuat banget. Apalagi, istri yang kedua ini sudah hamil masak mau ditinggal. Kalau bisa sih tetap bertahan dua-duanya,” ucap Donjuan yang merupakan pegawai di sebuah BUMD ternama di Surabaya.

(*/jay)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Baru Melahirkan, Izin ke Jakarta, Ternyata Ketemu di Mal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler