CKRA Lirik Sektor Pertambangan

Rabu, 28 Desember 2011 – 11:11 WIB
JAKARTA - PT Citra Kebun Raya Agri Tbk (CKRA) berencana mengakuisisi 88 persen saham PT Persada Indo Tambang (PIT)Akuisisi perusahaan pertambangan bijih besi berlokasi di Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu bernilai Rp 500 juta

BACA JUGA: Hari Ini, SBY Resmikan Tiga PLTU di Jawa

Aksi itu dilakukan guna meningkatkan performa lebih baik.
 
"Di samping itu, perluasan lingkup kegiatan operasional diharap mendongkrak pendapatan perseroan,” tukas Yudhi Asmara Yasmine, Direktur CKRA, di Jakarta.

Yudhi menyebut sumber dana akuisisi PIT, dari hasil penjualan saham PT Horizon Agro Industry (HAI)
Di mana manajemen mengantongi cash inflow senilai Rp 382,5 miliar

BACA JUGA: Februari, Tak Boleh Lagi Ada Macet di Pintu Tol

Dana itu diperoleh pembayaran tahap satu divestasi sebesar 51 persen
Sementara sisanya yaitu Rp 367,5 miliar akan dilakukan pada 2012 mendatang.
 
”Aksi ini juga bakal memberi banyak keuntungan terutama konfidensi pihak ketiga kepada perseroan

BACA JUGA: Proyek Tol di Bali Dijadikan Contoh

Mitra usaha dan seluruh pemegang saham mayoritas dan minoritas,” imbuhnya.

Akusisi PIT itu salah satu strategi melakukan perubahan kegiatan usaha utama (core business) dari pertanian dan perkebunan menjadi perdagangan umumDengan perubahan itu, perseroan dapat melakukan langkah taktis dan lebih atraktif, termasuk dalam rencana terdekat melakukan penyertaan modal dalam akuisisi PIT“Harapannya, akuisisi rampung semester pertama 2012,” ucap Yudhi.

Di sisi lain, perseroan sedang mengkaji melancarkan akuisisi dengan perusahaan sasaran lainnya yang dipandang memberikan kontribusi positif bagi perseroanDi mana hingga saat ini manajemen masih melihat kondisi perekonomian secara makroSementara hingga 30 September 2011, total asset CKRA senilai Rp 1, 171 trilun dengan laba bersih senilai Rp 8,657 miliar.

Perubahan business line perusahaan disebabkan beberapa faktorTapi dari sekian banyak faktor yang memengaruhi, faktor utamanya adalah potensi keuntungan yang diperolehBiasanya, emiten melihat sektor pertambangan sangat menguntungkan”Ini juga pertaruhan manajemen dalam merambah sektor baru,” tutur Adrianus Bias Prasurya, Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PLN Anggarkan Belanja Investasi Rp 69 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler