Cuma Pakai Kaus dan Kolor, Pria Aneh di Bawah Pohon Palem Diamuk Massa

Sabtu, 09 Januari 2016 – 02:58 WIB

jpnn.com - BOGOR - YA (23), warga Caringin, Kecamatan Cigombong jadi bulan-bulanan massa di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kamis (7/1). Dia diduga hendak melakukan percobaan pencurian di sebuah Resort Cico, Jalan Tumenggung Wiradireja, Kota Bogor.

Panit Reskrim Polsek Bogor Utara, Ipda Pebrianto menyebutkan, YA menjadi sasaran amukan massa ketika bergelagat aneh memasuki kamar mandi resor sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

BACA JUGA: Keluarga Allya Siska Kecewa dengan Polda Metro Jaya

“YA yang menggunakan kaus dan celana kolor itu dipukuli karena gerak-geriknya mencurigakan, masuk ke kamar mandi Resto Midori. Dan keluar lagi tiba-tiba duduk di bawah pohon palem,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Warga yang sebelumnya menanyakan keperluan YA berada di lokasi tersebut, kata Pebri, malah diancam dengan melempar batu yang telah tergenggam di tangannya. “Ya, waktu ditanya malah melotot sambil memegang batu. Karena melawan, warga pun memukulinya,” katanya.

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Gandeng FBI Usut Kasus Allya Siska

Anggota Polsek Bogor Utara yang saat itu sedang melakukan patroli wilayah pun mengetahui kejadian tersebut. Setelah babak belur, YA yang tidak kedapatan bukti kuat melakukan tindak pencurian itu, lanjut Pebri, langsung dibawa ke polsek demi menghindari amukan warga.

“Kami bawa ke klinik dokter 24 jam dulu. Karena cukup parah bekas pukulan di bagian kepala dan badannya. Setelah itu, baru kami bawa ke polsek, untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya.

BACA JUGA: Seorang Nenek Bikin Bandara Adisutjipto Heboh! Katanya Bawa Bom

Namun, saat siang hari, YA yang baru terbangun setelah mengonsumsi obat dari dokter sulit diajak komunikasi. Petugas pun belum dapat meminta keterangan yang jelas darinya. Pebri pun menduga, jika pemuda tersebut mengalami sedikit gangguan jiwa.

“Awalnya sulit dimintai keterangan. Ternyata, dia memang pernah sempat dipasung dan juga dibawa ke rumah sakit jiwa oleh orang tuanya,” jelasnya.

Saat dimintai keterangan, YA bisa sampai ke daerah Cimahpar, hasil tumpangan mobil truk air mineral dari wilayah Empang. “Jadi, dia kabur dari rumah itu, sempat ikut acara maulid di Empang. Setelah itu ia numpang mobil truk dan diturunkan di pinggir tol,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, YA yang tak terbukti melakukan pencurian itu akan dikembalikan ke rumah orang tuanya. Ia pun mengimbau, untuk para orang tua jangan pernah menyiksa apalagi memasung dalam situasi apa pun.

“Pasung itu merupakan pelanggaran HAM. Bagi orang tua agar dapat menjaga serta peduli kepada anggota keluarganya, dengan menyayanginya,” imbaunya. (han)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kisah Anak-Anak Panti Korban Sodomi Jadi Pelaku Sodomi Berjamaah (5)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler