Curanmor Suramadu, 1 Ditembak Mati, 2 Dilumpuhkan

Sabtu, 24 Desember 2016 – 07:33 WIB
BEBER PELAKU: Kapolrestabes Surabaya Kombespol M Iqbal menunjukkan celurit yang dipakai Khoirul Abdul Aziz melawan polisi hingga ditembak mati. Selain Aziz, polisi juga mengamankan Edi Sunarya (kiri) dan Sugianto beserta barang bukti lain. Foto Satria Nugraha/Radar Surabaya/JPNN

jpnn.com - JPNN.com - Jalur cepat jembatan tol SurabayaMadura (Suramadu) masih menjadi favorit para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat membawa kabur motor hasil curiannya keluar kota.

Terbukti di jalur ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali berhasil membekuk tiga orang pelaku spesialis curanmor.

BACA JUGA: Bak... Buk... Bak... Buk... Dua Penjambret Sekarat Diamuk Massa

Polisi terpaksa melumpuhkan ketiganya lantaran mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Bahkan, seorang di antara tiga pelaku terpaksa ditembak mati setelah timah panas menembus dadanya, karena hendak membacok polisi yang menyergapnya.

BACA JUGA: Ketua Kadin Ini Terancam UU ITE Gara-Gara Bom Termos

Tiga pelaku yang dilumpuhkan tersebut adalah Edi Sunaryo, 42, warga Labang, Bangkalan, Madura; dan Sugianto, 32, warga Tambakasri Gang 7, Krembangan, Surabaya.
Kemudian satu pelaku yang ditembak mati adalah Muh Khoirul Abdul Aziz, 33, warga Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura.

Ketiganya berhasil dilumpuhkan dalam waktu yang hampir bersamaan di jembatan Suramadu, karena hendak membawa motor hasil curiannya tersebut ke Madura untuk dijual murah.

BACA JUGA: Saya Bakal Kejar Dia Sampai Keluar Penjara!

Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Mohammad Iqbal mengatakan bahwa ketiga tersangka ini terdiri dari dua jaringan. Edi Sunaryo biasa melakukan aksi bersama Sugianto.

Sedangkan M Khoirul Abdul Aziz memiliki jaringan sendiri. Meski demikian, ketiga pelaku ini sudah menjadi target operasi polisi sejak lama. Sebab, kedua komplotannya sudah sering melakukan aksi di Surabaya.

”Seperti saat sebelum kami tangkap, ketiga pelaku ini baru saja melakukan aksinya di tiga kawasan yang berbeda pada Kamis (22/12) pagi, yakni di Jalan Bibis Tama III, Jalan Kramat Kalijajar Tunggal, dan Jalan Bronggalan Sawah,” ungkap Iqbal seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (22/12).

Dia menjelaskan bahwa setelah mendapatkan motor hasil curian, ketiga pelaku lantas bergegas membawa kendaraan itu ke Madura melintasi jembatan Suramadu.

Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang mendapat informasi tersebut langsung merespons cepat dengan melakukan penghadangan di pintu masuk jembatan dari sisi Surabaya.

Setelah ditunggu beberapa saat, polisi akhirnya mengetahui dua pelaku yakni Edi Sunaryo dan Sugianto sedang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

Edi mengendarai motor Honda Scoopy warna hitam, sedangkan Sugianto naik Vario putih. Mengetahui hal itu, petugas yang berjaga di lokasi langsung mencegat keduanya.

”Tapi bukannya berhenti, kedua pelaku ini malah menambah kecepatan motor dan berusaha menabrak anggota kami. Karena membahayakan, kami pun memberinya tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki kedua pelaku dengan tembakan,” lanjut Iqbal.

Setelah ditembak kedua kakinya, kedua pelaku ini langsung tersungkur hingga berhasil diamankan. Tapi beberapa saat setelah mengamankan kedua pelaku curanmor ini, polisi kembali mendapatkan informasi ada pelaku yang juga hendak mengirim motor ke Madura via Suramadu.

Polisi pun kembali berjaga di Suramadu. Setelah disanggong beberapa saat, benar, polisi mendapati seorang pelaku yang kemudian dikenal sebagai M Khoirul Abdul Aziz sesuai KTP-nya mendekati jembatan Suramadu dengan mengendarai motor curian Honda Vario warna putih.

(JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 36.400 Botol Miras Korea Diselundupkan dalam Spare Part


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler