Curigai Pemda Tebar Janji ke Honorer K2

Senin, 24 November 2014 – 12:54 WIB
Para honorer K2 terus menuntut agar diangkat menjadi CPNS. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA--Mendekati akhir tahun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) makin sering dikunjungi DPRD dan honorer kategori dua (K2) dari berbagai daerah.

Misi mereka sama, mempertanyakan kebijakan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi dalam penanganan honorer K2 yang gagal tes.

BACA JUGA: Kalau Kami Korupsi, Penjarakan Kami, Hukum Mati Sekalipun

"Sepekan terakhir lebih dari 20 daerah baik honorer K2 maupun DPRD yang ke sini menanyakan nasib honorer," kata Kasubag Pengaduan KemenPAN-RB Gunawan Toha, di kantornya, Jakarta, Senin (24/11).

Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah saat Desember nanti. Lantaran masa berlaku PP 56 Tahun 2012 akan berakhir Desember.

BACA JUGA: Yuddy Ancam Sanksi Pemda Boros

Sementara Kabid Pengadaan SDM Aparatur Diah Faraz mengungkapkan, banyaknya DPRD yang datang karena mendesak ada kebijakan baru MenPAN-RB.

"Ini waktunya kan mau selesai, jadi mereka pada nunggu kira-kira kebijakan apa yang akan dikeluarkan terkait penanganan honorer K2," tandasnya.

BACA JUGA: Baru 166 Daerah Serahkan Data Honorer K2

Dia juga menduga adanya janji pemda kepada honorer K2 untuk diangkat menjadi CPNS mendorong mereka berbondong-bondong ke KemenPAN-RB untuk berjuang. Hanya saja janji-janji tersebut, semestinya bukan menjadi kewajiban pusat ntuk menuntaskannya.

"Kita di KemenPAN-RB ada outsourching juga, tapi mereka tidak pernah menuntut dijadikan pegawai. Karena kita tidak pernah menjanjikan apa-apa, selain gaji standar UMP saja," pungkasnya. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Para Gubernur Minta Jokowi Kucurkan Dana 1 Triliun 1 Provinsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler