Daerah Ini Menargetkan tidak Ada Lagi Guru Berstatus Honorer pada 2024

Jumat, 03 Maret 2023 – 15:17 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir. ANTARA/Nikolas Panama

jpnn.com - BINTAN - Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, menargetkan tidak ada lagi guru yang berstatus honorer mengajar di TK sampai SMP pada 2024 nanti di daerah tersebut. 

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir mengatakan jumlah guru TK sampai SMP yang berstatus sebagai honorer sekitar 750 orang. 

BACA JUGA: Sinyal Baik untuk 90 Ribu Honorer Satpol PP yang Ogah jadi PPPK, Wouw

Mereka akan direkrut sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK melalui proses seleksi.

Pada 2022, ujar dia, Pemkab Bintan membuka formasi PPPK untuk para guru sebanyak 650 orang.

BACA JUGA: Disiapkan 1 Juta Formasi CPNS dan PPPK, Menggiurkan Honorer

Namun, yang lulus tahap pertama sebanyak 141 orang tahap kedua 96. 

Seleksi PPPK dilanjutkan pada 2023 dengan jumlah formasi 368 orang. 

BACA JUGA: Info Terkini BKN soal Mekanisme Pengumuman PPPK Guru 2022, P1 sampai P4 Bisa Tidur Enak

Proses seleksi penerimaan PPPK 2023 masih berjalan.

Dia berharap seluruh guru honorer meningkatkan kualitas sehingga mampu melewati seluruh tahapan penyeleksian PPPK dengan nilai yang memuaskan. 

"Dalam empat tahun terakhir tidak ada penerimaan PNS untuk guru, namun, penerimaan PPPK terus berjalan sehingga kami optimistis tahun 2024 seluruh guru honorer yang memenuhi syarat menjadi PPPK," katanya.

Tamsir mengemukakan program penerimaan PPPK dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Bintan. 

Para guru yang berstatus sebagai sebagai PPPK dituntut untuk meningkatkan kualitasnya sehingga mampu mencapai target pendidikan di sekolah.

Mereka juga wajib mengikuti perkembangan pendidikan, meningkatkan literasi, rajin menulis artikel atau jurnal, dan berinovasi dalam mendistribusikan pengetahuannya kepada para siswa.

Guru dengan status PPPK akan memperkuat sektor pendidikan, terutama dalam meningkatkan kualitas siswa yang dididik sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki intelektual yang cerdas dan bermoral. 

"Kalau sekarang kami tidak dapat terlalu memaksakan atau menuntut guru honorer karena insentif yang mereka peroleh hanya Rp1,6 juta," ujarnya. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
honorer   guru honorer   PPPK   daerah   bintan  

Terpopuler