Daging Meugang Rp 120 Ribu Per Kilogram

Sabtu, 12 Oktober 2013 – 03:48 WIB

jpnn.com - BANDA ACEH - Jelang meugang Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah, harga daging di beberapa daerah di Aceh mengalami kenaikan. Namun kenaikan ini masih dianggap wajar bagi warga dan tetap membelinya untuk mencukupi kebutuhan selama perayaan hari besar tersebut.

 

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Banda Aceh, Bachtiar S Sos menyampaikan untuk persediaan daging meugang, tersedia 211 ekor sapi, 17 kerbau dan 12500 ekor unggas di wilayah kota Banda Aceh. Lokasi penjualannya tersebar di 9 Kecamatan dalam kota Banda Aceh.

BACA JUGA: Bermotor ke Sekolah, Kena Skors 2 Pekan

Sementara untuk harga daging sapi dan kerbau yang dijual pedagang berkisar antara Rp 90.000 sampai Rp 120.000/kg, tergantung dari kualitas daging. Sementara untuk harga kambing Rp 50.000 sampai Rp 80.000/kg dan unggas Rp 30.000 sampai Rp 70.000/ekor.

BACA JUGA: Gara-gara Pasang Foto di FB, Nasib Sejumlah Perawat Terancam

Dikatakan Bachtiar, ada sebanyak 852 ekor hewan qurban tersedia di daerah ini untuk mencukupi kebutuhan Idul Adha 1434 Hijriah. "Dari 9 Kecamatan yang ada di Banda Aceh diperkirakan tersedia hewan qurban sebanyak 852 ekor hewan qurban, dengan rincian 739 ekor Sapi dan 113 ekor kambing," ungkapnya.

Besaran jumlah tersebut, merupakan data yang mereka kumpulkan dari Gampong-gampong di Banda Aceh. "Data ini bisa saja bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang akan berqurban,” jelas Bachtiar.

BACA JUGA: Pasokan Gas Terhenti, Listrik di Batam Bakal Padam

Sementara itu, harga daging meugang di wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya diperkirakan mencapai Rp 120 ribu perkilogram. Harga daging itu masih stabil dan belum ada lonjakan yang berarti. Dipastikan harganya masih sama seperti meugang Idul Fitri beberapa bulan lalu dan meugang puasa.

“Harga daging meugang belum ada lonjakan yang signifikan, masih stabil dengan harga antara Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu perkilogram,”ucap Zainal (34) seorang pedagang daging di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, saat dikonfirmasi Rakyat Aceh (Grup JPNN), kemarin.

Kata dia, kemarin harga daging masih berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu perkilogram. Menurutnya, harga rata-rata daging itu masih terjangkau bagi masyarakat di Aceh pada umumnya dan khususnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Menurutnya, bagi masyarakat Aceh untuk membeli daging meugang itu, jauh-jauh hari sebelum hari meugang sudah menyimpan uang sebagai persiapan meugang. Baik itu meugang puasa Ramadhan, meugang Idul Fitri maupun meugang Idul Adha.

Dikatakan, walaupun ada sedikit mengalami kenaikan jika di bandingkan hari-hari biasanya. Namun itu dikarenakan tingginya  harga  beli sapi di pasar hewan maupun pada peternak di desa- desa.  Dimana untuk satu harga sapi yang siap potong saat ini dijual seharga antara Rp 12  juta hingga Rp 15 juta per ekor.

 “Mayoritas kalau di Aceh orang lebih suka daging sapi sendiri dan tentunya setiap meugang harga sapi naik, berkisar antara Rp 3 juta hingga 5 juta / ekor,”tuturnya.

Lebih jauh Zainal menyebut, pada hari meugang nanti, bukan hanya daging dengan kualitas bagus, harga untuk buntut, kaki, hingga jeroan sapi juga ikut di naikan. “Sekarang harga buntut sekitar Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu, normalnya Rp 25 ribu,”pungkasnya. (RA/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemkot Gaji Sopir Angkot


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler