Dahlan Iskan Nyatakan PTPN VII Siap IPO Tahun Depan

Kamis, 02 Oktober 2014 – 18:32 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan saat bersantai di kediamannya Jalan Ketintang Barat, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10). Foto: Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - SURABAYA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII siap melakukan aksi korporasi pelepasan saham perdana atau initial public offering (IPO).

Dari semua PTPN, ia menilai PTPN VII paling siap. Salah satunya karena telah memenuhi syarat neraca keuangan yang positif dalam tiga tahun terakhir.

BACA JUGA: Holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan Diresmikan di Hari Batik

"PTPN VII sudah siap IPO karena kebutuhan dananya mendesak. Anda tahu PTPN VII punya utang Rp 5 triliun untuk biaya menanam sawit dalam jumlah besar," ucap Dahlan usai menghadiri peresmian Holding BUMN Perkebunan dan BUMN Kehutanan di Kantor PTPN XI, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10).

Namun, untuk PT Perkebunan Nusantara III yang ditunjuk sebagai induk holding BUMN Perkebunan, Dahlan menyarankan agar tidak melakukan IPO dalam waktu dekat. Mengingat PTPN VII lebih membutuhkan kucuran dana.

BACA JUGA: Dahlan Minta Direksi Pelindo III Tongkrongi Kantor Plt Menhub

"Kalau untuk induk holding BUMN Perkebunan, yaitu PTPN III, jangan dulu IPO, karena dananya lebih dibutuhkan PTPN VII. Jadi lebih baik digantikan dengan dana masyarakat luas," sarannya.

Dengan perolehan dana segar melalui IPO tersebut, maka PTPN VII diharapkan bisa mendongkrak perolehan laba perseroan. Hal ini otomatis akan mendorong laba holding BUMN Perkebunan. Mantan Dirut PLN ini juga optimistis, IPO PTPN VII bakal mendapat lampu hijau dari DPR.

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Terminal Penumpang Kapal Laut dengan Garbarata

"Saya kira paling tepat tahun depan (IPO). Saya juga optimis (DPR akan setuju-red) karena ini kan untuk kemajuan bersama, tidak untuk keuntungan salah satu pihak," tutup pria berkacamata ini. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahlan Iskan Resmikan Holding BUMN Perkebunan dan Kehutanan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler