Daihatsu Siapkan R&D Center Seluas 25 Hektare

Rabu, 19 Juli 2017 – 08:39 WIB
Ilustrasi Daihatsu. Foto: Daihatsu

jpnn.com, JAKARTA - Industri otomotif masih harus menunggu kepastian insentif yang akan diberikan pemerintah untuk pabrikan yang membangun pusat riset dan pengembangan di Indonesia.

Pasalnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) masih menggodok regulasi tersebut.

BACA JUGA: Penjualan Otomotif Hanya Naik 8 Persen

Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menyampaikan, pembahasan dilakukan badan penelitian dan pengembangan industri.

’’Asal investasi di atas USD 100 juta, dipastikan mendapatkan tax allowance. Memang untuk insentif fiskal nantinya yang menerbitkan Kemenkeu,’’ ujar Putu.

BACA JUGA: Daftar Mobil Honda dan Daihatsu Paling Laris

Investasi R&D Center yang dibangun perusahaan otomotif menjadi andalan pemerintah untuk menarik investasi dan penciptaan lapangan kerja baru.

’’Kelebihannya ada R&D di sini, mereka bisa melakukan perubahan yang tidak kritikal. Misalnya, mau ganti lampu, bisa desain di sini. Itu kan kasih ke industri komponen lokal,’’ tambah Putu.

BACA JUGA: Kemenperin Dorong Pengembangan Industri ILMATE

Selain itu, lanjut dia, permintaan untuk kebutuhan ekspor semakin mudah dengan adanya R&D Center di Indonesia.

’’Industri ini siklus dari desain, development, manufaktur, prototipe, aftersales, dan repair maintenance. Kalau tidak ada R&D, ada kesalahan tutup desain, harus kirim ke Jepang dulu,’’ papar Putu.

Setelah selesai di Kemenperin, draf aturan tersebut akan dibahas lagi dengan Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, lantas dibawa ke menteri keuangan. ’

’Kalau Menkeu kurang yakin, bawa dulu ke Menko Perekonomian. Kalau kurang yakin, bawa ke DPR,’’ jelas Putu.

Kemarin (18/7) prinsipal Daihatsu bertandang ke Kemenperin untuk membahas draf insentif tersebut.

Daihatsu berupaya meyakinkan Kemenperin bahwa mereka siap membangun fasilitas R&D Center yang besar di Indonesia.

Daihatsu memang telah mengumumkan bahwa mereka siap menanam modal Rp 1 triliun untuk membangun R&D Center di Indonesia.

Dana tersebut termasuk pembelian lahan seluas 25 hektare yang sebagian akan digunakan untuk membangun gedung desain dan engineering seluas satu hektare.

’’Sisa (lahan) digunakan untuk membangun test track dengan simulasi 24 jenis jalan di Indonesia,’’ ungkap Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra. (agf/c15/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar Mobil Daihatsu Paling Laris


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler