Dana Sertifikasi Guru Madrasah Belum Juga Cair

Kamis, 29 Mei 2014 – 05:02 WIB

jpnn.com - LHOKSEUMAWE - Kepala Kanwil Kemenag Aceh Ibnu Sakdan, membenarkan pencairan dana sertifikasi guru madrasah di sejumlah wilayah di Aceh macet, termasuk Kota Lhokseumawe.

Hal itu terjadi akibat ada data usulan yang dilayangkan ke pusat belum diproses. Namun dipastikan cair usai pembahasan APBN-P 2014.

BACA JUGA: Sudah Ada Tujuh Ribu Guru tapi Masih Kurang

 “Tidak hanya di Lhokseumawe, sejumlah wilayah lainnya juga mengalami hal sama. Karena ada persoalan teknis dan  saat ini semua berkas yang belum diproses, sedang dibenahi. Paling lambat akan dibayar saat APBN-P nanti,” ujar Ibnu Sakdan kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN), Rabu (28/5).

Oleh sebab itu, ia meminta kepada seluruh guru madrasah yang belum menerima dana sertifikasi harap bersabar. Karena tidak mungkin pemerintah tidak membayar hak para guru sertifikasi.

BACA JUGA: Jokowi dan Prabowo tak Berani Programkan Wajib Belajar hingga S-1

“Istilahnya saat ini pemerintah berhutang kepada guru, tentunya akan dibayar, jadi saya mohon bersabar,” pungkasnya.

Berita sebelumnya, sejak Januari sampai akhir Mei ini, dana sertifikasi guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lhokseumawe tak kunjung cair. Sebelumnya pihak sekolah berjanji akan segera mencairkan dana tersebut. (sjm)

BACA JUGA: Peraih Unas Tertinggi Susah Urus Beasiswa

BACA ARTIKEL LAINNYA... 18 Calon Berebut Jabatan Anggota Dewan Pendidikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler