Dasco Sindir Ketum Karbitan, Anak Buah AHY Langsung Merespons Panjang Lebar

Rabu, 22 Desember 2021 – 21:02 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Foto: ANTARA/HO-DPP Partai Demokrat

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat angkat bicara terkait pernyataan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco yang menyebut ada partai politik yang dikuasai sekelompok orang tertentu atau oligarki.

Pernyataan Dasco itu disampaikan dalam penutupan Kongres ke-3 Tunas Indonesia Raya (Tidar), Minggu (19/12)

BACA JUGA: Elektabilitas Airlangga Teratas, tetapi Gibran Mengejutkan, AHY dan Anies Lewat

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan demokrasi berjalan dengan sangat baik di partainya.

Dia menegaskan partai berlogo bintang mercy itu tidak mengenal sistem oligarki.

BACA JUGA: Hasil Survei: Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat, AHY, Puan, Airlangga Telak

"Selama dua puluh tahun berdiri, kami sudah melaksanakan lima kongres, dan kami sudah punya lima ketua umum," kata Herzaky dalam keterangannya, Selasa (21/12).

Herzaky menyebutkan partainya memiliki mekanisme pemilihan dan regenerasi kepemimpinan yang berjalan dengan tertib dan konsisten di setiap tingkatan.

BACA JUGA: AHY Bilang Begini Soal Putusan MK yang Menyatakan UU Ciptaker Inkonstitusional

"Ketum AHY maupun ketua-ketua umum sebelumnya, terpilih melalui proses yang sangat demokratis dan konstitusional," lanjutnya.

Tak hanya itu, alumnus Universitas Indonesia itu menyatakan saat ini partainya fokus memikirkan cara membangun masyarakat, bangsa, dan negara ini, sehingga tidak ada waktu mengomentari urusan internal partai lain.

"Apalagi membanding-bandingkan. Tiap organisasi tentu punya kultur dan cara sendiri. Kalau ada partai lain yang sedang melakukan refleksi atau introspeksi internal, tak perlulah kami ikut mengomentarinya," tegas Herzaky.

Sebelumnya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang hadir pada penutupan kongres ke-3 Tunas Indonesia Raya (Tidar) menegaskan bahwa partainya bukanlah partai oligarki.

Hal ini disampaikan Dasco usai terpilihnya Rahayu Saraswati sebagai ketua umum Tidar.

Dasco menjelaskan keponakan Prabowo Subianto itu telah melalui tahapan pendidikan politik yang berjenjang di Partai Gerindra.

"Jadi, enggak seperti partai-partai lain yang bapaknya mendirikan partai lalu anaknya dikarbit," ujarnya. (mcr8/jpnn)

 

Redaktur : Adil
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler