Deklarasi Tani Merdeka Sektor Nelayan Dukung Prabowo-Gibran Dihadiri Ribuan Nelayan

Senin, 08 Januari 2024 – 11:09 WIB
Ribuan massa yang mengatasnamakan nelayan memadati pantai Desa Sarang Meduro, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2024). Foto: source for jpnn

jpnn.com, REMBANG - Ribuan massa yang mengatasnamakan nelayan memadati pantai Desa Sarang Meduro, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2024).

Mereka menghadiri deklarasi dukungan kepada paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pilpres 2024 nanti.

BACA JUGA: Ribuan Buruh, Ojol, Petani Hingga Nelayan Bergerak Dukung Pasangan AMIN

Kerumunan masa yang tidak seperti biasanya itu diawali dengan bersih bersih warga bibir pantai atas sampah yang berserakan di pinggir pantai.

Sambil mendengarkan hiburan musik dari panggung terbuka yang ada di tengah tengah kerumunan masa.

BACA JUGA: Program Penghapusan Utang dari Ganjar Bikin Senang Nelayan Rembang

Dalam Deklarasi itu menjadi lebih meriah karena dalam rangkaian acara ada dorprize/hadiah hiburan bagi pengunjung acara yang hadir.

Antusiasme ibu ibu nelayan yang begitu besar pada acara deklarasi Tani Merdeka Sektor Nelayan di kecamatan Sarang Kabupaten Rembang ini sepertinya mereka sudah melabuhkan pilihanya pada paslon nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

BACA JUGA: Tolak Ajakan Prabowo Bahas Data Pertahanan, Ganjar: Kalau Tidak Siap, Jangan Berdebat

Siang hari habis salat dhuhur masyarakat sudah berbondong bondong memadati tempat acara berlangsung.

Mereka para nelayan ini dikoordinir A. Chamid atau yang dikenal dengan Mbah Met.

Selain dihadiri tokoh masyarakat dalam acara Deklarasi itu juga hadir ratusan pemilik kapal dan ribuan nelayan se kabupaten rembang, tak lupa dihadiri juga tokoh masyarakat setempat yaitu dari kalangan alim ulama.

Dalam acara itu juga hadir ulama dan gawagis Pondok Sarang salah satunya KH. Lukman Hakim dan gus Imam Rghibi keluarga Pondok Pesantren MIS Sarang Rembang.

Koordinator Tani Merdeka Sektor Nelayan A. Chamid mengungkapkan kalau per hari ini nelayan Rembang mengalami kegelisahan.

"Nelayan sepertinya juga mau dihabisi, dengan persoalan harga ikan yang kian hari kian turun drastis, tidak sesuai dengan modal dan tenaga yg sudah di keluarkan," Kata Mbah Met.

Dalam acara Deklarasi itu mbah Met juga meminta bahwa pucuk pimpinan di atasnya mau memperhatikan masih nelayan yang makin tidak menentu atas harga ikan yang tidak wajar sesuai modal yang di keluarkan.

Mbah Met juga meminta kepada pasangan Prabowo Gibran ketika nanti terpilih jadi Presiden dan Wakil Presiden, agar memperhatikan nasib nelayan Sarang Rembang ini.

"Kami atas nama 250 pemilik kapal dan 6.000 awak kapal meminta kepada Bapak Prabowo Subianto, agar membuatkan dermaga bagi nelayan di pantai Sarang Rembang ini," kata Mbah Met yang disambut tepuk tangan peserta Deklarasi.

Sejak kakek buyut kami, kami sudah menjadi nelayan. Padahal kalau di pantai ini dibikinkan dermaga khusus nelayan, maka kami merasa sangat bersyukur sekali karena kapal kapal kami bisa aman dari musim ombak besar yang bisa merusakkan kapal, kata mbah Met.

"Otomatis kalau dermaga buat kapal nelayan ada rasa aman terhadap kapal kapalnya.

Komandan tempur Tani Merdeka Don Muzakir yang ikut hadir dalam acara itu juga menyampaikan bahwa semua pesan nelayan di sini akan disampaikan langsung kepada bapak Prabowo Subianto.

"Saya akan menyampaikan kelurahan nelayan di sini kepada bapak Prabowo Langsung. Jangan khawatir! " Kata Don Muzakir memberi semangat ribuan nelayan.

Komandan juga bertrimakasih atas semua dukungan nelayan dan pemilik kapal se kabupaten Rembang dalam mendukung bapak prabowo subianto dan mas Gibran Rakabuming Raka.(ray/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler