Deklarator ISIS: Jangan Panik, Tidak Ada yang Anarkis

Kamis, 07 Agustus 2014 – 10:34 WIB
Penanggung jawab Tahfidzul Quran Masjid Ridha, Ustaz Muh Basri memberikan keterangan terkait pembaiatannya dengan Daulah Khilafah islamiyah atau Negara Islam yang ditegakkan oleh Islamic State of Irak and Syira (ISIS) di Masjid Ridha, Jl Mannuruki, Sudiang Raya, Biringkanaya, Makassar, Rabu (6/8). Foto:IkhsanArham/RakyatSulsel/JPNN.com

jpnn.com - MAKASSAR - Gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia rupanya sudah merambah ke Makassar, Sulawesi Selatan. Bahkan sudah ada deklarasi dan pembaiatan di Masjid Ridha yang berlokasi di Jl Mannuruki, Kelurahan Sudiang Raya, kecamatan Biringkanayya.

Masjid ini tiba-tiba menjadi terkenal di Makassar, sejak dijadikan tempat deklarasi dan pembaiatan ISIS. Dalam rekaman video ponsel telihat deklarasi ISIS Makassar yang diikuti ratusan orang pada 8 Juni lalu dan dilanjutkan dengan pembaiatan pada 19 Juli.

BACA JUGA: Penculik Bayi di RS Minta Hukuman Ringan

Namun Muhammad Basri, penanggungjawab Tahfidzul Quran Masjid Ridha membantah bila kegiatan ini bagian dari jaringan ISIS yang selama ini diberitakan. Tapi Basri juga mengakui keberadaan Daulah Khilafah Islamiyyah, negera Islam yang didirikan ISIS, di Irak dan Syria dan

Juga mengakui Abu Bakar Al Baghdadi sebagai Khalifah Daulah Islam yang kebetulan memimpin ISIS.

BACA JUGA: Hizbut Tahrir Tuding ISIS Bentukan Negara Barack Obama

”Kepada seluruh lapisan masyarakat Makassar jangan panik dengan ISIS. ISIS tidak pernah melakukan aktifitas anarkis seperti yang ada di pemberitaan, kami menyatakan sebagai pendukung, yang mesti diperhatikan Ansyad Mbai (kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris BPT) karena ini merupakan bagian dari proyeknya, ” tegas Basri seperti yang dilansir Rakyat Sulsel (Grup JPNN.com).

Ia juga menjelaskan, pihaknya tidak mengenal istilah bergabung dalam kelompok ISIS tapi kami memang telah melakukan pembaiatan terhadap Daulah Khilafah Islamiyah yang ditegakkan oleh ISIS.

BACA JUGA: Kapal RS Siaga di Sail Raja Ampat

“Karena ini sangat jelas Baiat ini merupakan bagian dari Syariat Islam,” tambah Ustad Basri yang sering Menjadi Imam di Masjid Ridha.

Anehnya Keberadaan gerakan ini sama sekali tidak diketahui aparat pemerintah setempat yang jaraknya hanya 50 meter dari lokasi deklarasi. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapal RS Siaga di Sail Raja Ampat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler