Delapan Gubernur Terima Penghargaan PNPM

Kamis, 28 April 2011 – 00:03 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi membagi-bagikan penghargaan kepada daerah yang dinilai berprestasi dalam Pemberdayaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-Mpd) tahun anggaran 2011Penetapan peringkat nasional itu dituangkan dalam keputusan mendagri No 188.42-274 tahun 2011 tertanggal 21 April 2011.

Dalam susunan peringkat nasional pembina terbaik anugerah PNPM-MPd, Gamawan membagi dalam lima kategori

BACA JUGA: Penetapan Formasi CPNS Tetap Mei

Peraih pembina terbaik masing-masing Bupati Demak, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Musi Rawas, Gubernur Sumatera Selatan, Bupati Luwu Utara, Gubernur Sulawesi Selatan untuk kategori unit pengelola kegiatan (UPK)


Untuk kategori perencanaan pembangunan desa (PPD) di raih oleh Bupati Kebumen, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Batanghari,  Gubernur Jambi, Bupati Gorontalo, Gubernur Gorontalo

BACA JUGA: Tersangka Penyuap Sesmenpora Bekerja Pada Politisi

Kategori badan kerjasama antar desa (BKAD) diperoleh Bupati Klaten, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Kediri, Gubernur Jawa Timur,  Bupati Tabanan, dan Gubernur Bali


Sedangkan pembinan terbaik nasional kategori pendamping lokal (PL) diperoleh Bupati Indragiri Hilir, Gubernur Riau, Bupati Bantaeng, Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Blitar, Gubernur Jawa Timur

BACA JUGA: Mahfud: NII Tidak Berdiri Sendiri

Khusus pembina terbaik komprehensif PNPM Mandiri Perdesaan dan PNPM-Mpd Integrasi diterima Gubernur Jawa Tengah selaku pembinan PNPM-MPd terbaik nasional untuk tingkat provinsi sedangkan tingkat kabupaten diterima Bupati Ngada.

Penyerahan penghargaannya dilakukan langsung Wakil Presiden, Boediono kepada para gubernur dan bupati di sela-sela pembukaan Rakornas Sosialisasi PNPM di Jakarta, Rabu (27/4)Pada kesempatan itu, Boediono yang juga mantan Menko Perekonomian meminta bupati/walikota menindak tegas aparatnya yang menilep uang yang seharusnya dinikmati rakyat pada PNPM-MPd

"Jangan nila setitik rusak susu sebelangaSaya meminta bupati/walikota memberikan perhatian khusus, tindak tegas jika ada penyelewengan," ujar Boediono saat membuka Rakornas Sosialisasi PNPM di sebuah hotel di Jakarta, Rabu (27/4)Hanya saja, dia tidak menyebutkan daerah mana yang terjadi penyelewengan(awa/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Lepas Lima Kawan Pepi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler