Delapan Kota di AS Bersiap Ujicoba Vaksin

Selasa, 11 Agustus 2009 – 08:16 WIB
UJICOBA - Beberapa sampel vaksin flu babi (anti virus H1N1) yang tengah dikembangkan di AS dan diharapkan dapat segera diujicoba serta dipergunakan secara massal dalam waktu dekat. Foto: Health.wdtn.com.
ST LOUIS - Sekitar dua ribuan warga AS di delapan kota khususnya, segera bersiap untuk mendapatkan suntikan pertama vaksin flu babi yang kini masih terus disiapkan oleh sejumlah tim kesehatan negara ituSuntikan pertama ini sendiri merupakan bagian awal dari program penanggulangan flu babi yang disiapkan AS secara serius dan besar-besaran, serta diharapkan bisa dimulai pada musim gugur dan musim dingin tahun ini.

Sharon Frey, salah seorang yang memimpin sebuah ujicoba yang didanai pemerintah di Saint Louis University, mengabarkan bahwa para peneliti saat ini terus bekerja siang dan malam untuk mengatur pelaksanaan kegiatan ini sekaligus merekrut para sukarelawan (untuk diujicoba)

BACA JUGA: Gempa Kuat di Jepang dan Andaman

Demikian seperti diberitakan AP dan dirilis situs Oneida Dispatch, Selasa (11/8) pagi.

"Biasanya, program semacam ini butuh waktu setahun untuk mengerjakannya," ujar Frey yang adalah pakar di bidang penyakit menular itu
"Saya bisa katakan, kami bekerja dalam kecepatan luar biasa saat ini," tambahnya.

Disebutkan pula, sekitar 2.800 orang akan berpartisipasi dalam ujicoba ini

BACA JUGA: Australia Ragukan Kematian Noordin

Saint Louis University sendiri akan melalukan ujicoba terhadap 200 orang dewasa dan 200 anak-anak
Di luar itu, masih ada beberapa program penelitian dan ujicoba terpisah di bawah lima produsen obat yang terikat kontrak dengan pemerintah.

Para pejabat kesehatan AS sendiri berharap dapat menyediakan sekitar 160 juta dosis vaksin di musim gugur ini, dengan gelombang pertama diharapkan keluar September depan

BACA JUGA: Morakot Paksa Sejuta Jiwa Dievakuasi

Program studi ini sendiri nantinya akan memastikan keamanan dan efektifitas dari vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan oat-obatan, sekaligus memantau pengukuran dosis yang tepat serta apakah vaksin ini dapat diberikan bersamaan dengan vaksin flu musiman.

Peserta ujicoba disebutkan akan diberikan masing-masing kombinasi dua suntikan yang berbeda, dari vaksin flu babi yang dikembangkan oleh Sanofi Pasteur dan CSL Limited, serta sebuah vaksin flu musimanFrey menjelaskan, data dari hasil ujicoba itu nanti akan langsung diserahkan untuk dianalisa oleh lembaga obat dan makanan AS, Food and Drugs Administration (FDA).

Sementara pejabat lain, Dr Anne Schuchat mengatakan, bahwa ada kemungkinan pemerintah AS akan segera saja memulai program vaksinasi publik sebelum semua hasil ujicoba diselesaikanDr Schuchat sendiri adalah salah seorang koordinator untuk program vaksinasi flu dari lembaga CDC (Centers for Desease Control and Prevention) AS(ito/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesawat Tabrak Heli, 9 Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler