Delegasi Uni Eropa Gelar EU SocioDigithon Untuk Promosikan HAM dan Inovasi Digital

Kamis, 13 April 2023 – 13:53 WIB
Uni Eropa. Foto: EU

jpnn.com, JAKARTA - Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia menyelenggarakan kompetisi atau perlombaan EU SocioDigithon.

Perlombaan yang digelar setiap tahun itu bertujuan untuk mengatasi tantangan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia melalui inovasi digital.

BACA JUGA: Uni Eropa Punya Euro, Perlukah ASEAN Punya Mata Uang Bersama?

Untuk tahun ini, kompetisi diselenggarakan bekerja sama dengan Binar Academy.

Perlombaan itu juga merupakan bagian dari upaya Uni Eropa yang lebih luas untuk mendukung Indonesia dalam mempromosikan HAM dan demokrasi.

BACA JUGA: Uni Eropa: Wagner Group Langgar HAM di 3 Negara

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.

Menurut dia, EU SocioDigithon merupakan kesempatan baik bagi pemuda di Indonesia untuk meningkatkan keterampilan digital seraya membuat inovasi yang mengedepankan nilai-nilai HAM.

BACA JUGA: Uni Eropa Berhasil Mengurangi Ketergantungan kepada Rusia

"Kami senang bermitra dengan Binar Academy yang sama-sama meyakini kekuatan inovasi digital untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif," ujar dia dalam siaran persnya, Kamis (13/4).

Pihaknya pun berharap para peserta akan menjadi pendukung nilai-nilai HAM dalam karier di masa depan.

Sementara Dita Aisyah, Co-founder BINAR juga mengaku mendukung penuh inisiatif yang dilaksanakan oleh Uni Eropa tersebut.

“Kami mengapresiasi inisiatif ini, kolaborasi yang terjalin bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital kepada anak muda indonesia yang memiliki minat di isu-isu HAM," kata dia.

Dia pun berharap bisa terus bersinergi untuk melakukan pelatihan digital dengan materi yang berbeda.

"BINAR siap mendukung berbagai institusi untuk melakukan program beasiswa yang bertujuan untuk menghadirkan lebih banyak anak muda dengan kemampuan digital yang baik," kata dia.

EU SocioDigithon diluncurkan pada Selasa (11/4) melalui webinar publik tentang ‘Mengatasi Tantangan Hak Asasi Manusia melalui Inovasi Digital' yang menghadirkan para techpreneur dan pembela HAM.

EU SocioDigithon bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dalam product management, yang merupakan salah satu keterampilan digital paling dicari di Asia Tenggara.

Dengan memiliki keterampilan ini, talenta muda akan mampu berpartisipasi sepenuhnya dalam ekonomi digital sambil mengedepankan nilai-nilai HAM dalam pekerjaan mereka.

Peserta EU SocioDigithon akan diberi tantangan untuk mengatasi masalah hak asasi manusia dalam tiga sub-tema: transparansi, kesetaraan, dan aksesibilitas.

Tema itu sejalan dengan Rencana Aksi Uni Eropa 2020-2024 tentang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi dan inisiatif Uni Eropa untuk memfokuskan 2023 sebagai Tahun Keterampilan.

Peserta EU SocioDigithon yang berhasil melalui tahap seleksi akan mengikuti lokakarya HAM untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang kondisi HAM di Indonesia.

Kemudian sebanyak 15 pemenang utama EU SocioDigithon akan mendapatkan bootcamp product management intensif selama tiga bulan senilai total IDR 180.000.000.

Kompetisi itu terbuka bagi warga negara Indonesia dan pendaftaran dibuka mulai 11 April hingga 28 April 2023 di binar.club/EUSocioDigithon2023. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekonom Puji Komitmen Bahlil Soal Hilirisasi, Tak Gentar Lawan Uni Eropa


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler