Demo 2 Desember, Ganggu Iklim Investasi di Indonesia

Kamis, 24 November 2016 – 17:29 WIB
Demo Bela Islam Jilid 2 pada 4 November lalu. Foto dok JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Aksi demo lanjutan terkait dugaan penistaan agama pada 2 Desember 2016 nanti, berpotensi menggangu iklim investasi di Indonesia. Hal itupun disesalkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

‎Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Antonius Joenoes Supit menyesalkan, proses hukum dugaan penistaan agama yang sedang berjalan, namun sebagian pihak tidak menghargai proses itu dan memilih demo.

BACA JUGA: 2 Program Ini Diyakini Tingkatkan Populasi Sapi

"‎Demo ini berpengaruh ke iklim investasi, karena investasi itu memerlukan kenyamanan dan kepastian hukum. Apalagi nanti buruh mau ikut demo, jadi kalau dibiarkan berlarut-larut akan berpengaruh besar (ke investasi)," tutur Antonius, Jakarta, Kamis (24/11).

Adanya aksi demo 4 November 2016 telah menimbulkan citra negatif Indonesia di mata investor asing. Imbasnya menciptakan keraguan untuk berinvestasi di Tanah Air di tengah ketidakpastian perekonomian global.

BACA JUGA: KSP Pandawa Sebut OJK Ngaco

"Kejadian 4 November kemarin membuat orang tambah mikir, saya aja punya orang-orang mau tanda tangan kontrak (bisnis) enggak jadi, ini baru satu kasus," tutur Antonius.

Karena itu Antonius berharap, aparat penegak hukum bisa mengatasi persoalan demo dan mencegahnya agar tidak berujung anarkis, untuk menciptakan rasa kenyamanan investor dalam menanamkan modalnya di Indonesia.

BACA JUGA: Ironis! HP Mahal, Mobil Bagus, tapi Masih Beli CD/DVD Bajakan

"Kalau dibiarkan maka menjadi kebiasaan, seperti buruh yang menutup jalan tol. Padahal pengangguran dan kemiskinan masih angka tertinggi, dan ini butuh investasi atasi persoalan itu," cetus Antonius.(chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dirikan Koperasi Agar Peternak Bisa Impor Sapi Bakalan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler