Depresi, Turunkan Daya Tahan Tubuh dan Sebabkan Penyakit

Selasa, 03 Juli 2018 – 04:09 WIB
Ilustrasi depresi. Foto: AFP

jpnn.com - Diperkirakan lebih dari 300 juta orang dari berbagai kelompok usia mengalami depresi. Hal ini menurut data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Tak sekadar menyebabkan gangguan mental, depresi ternyata juga dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik lantaran membuat daya tahan tubuh menurun.

BACA JUGA: 6 Cara Membantu Seseorang yang Mengalami Depresi

Secara medis, depresi diartikan sebagai gangguan suasana hati yang ditandai dengan adanya perasa sedih, kehilangan minat untuk melakukan hal yang biasanya disukai, dan rasa lelah atau kehilangan energi secara berkelanjutan.

Kondisi ini juga dapat disertai dengan adanya perasaan rendah diri, penurunan konsentrasi, rasa tidak berharga, selalu merasa bersalah, gangguan nafsu makan serta pola tidur.

BACA JUGA: Kiat Bebas Depresi Saat Jagoan Anda Kalah Dalam Pilkada

Depresi dan efek negatifnya

Seperti telah disinggung di atas, depresi tak hanya menyebabkan masalah mental. Depresi juga membawa dampak negatif bagi kesehatan fisik karena bisa menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Kondisi ini membuat individu tersebut lebih mudah terserang infeksi maupun penyakit lain.

BACA JUGA: Hindari Hal ini Jika tak Ingin Otak Menua

Terkait itu, sebuah penelitian yang dilakukan di Ohio State University mendapatkan hasil bahwa orang dengan tingkat stres yang tinggi dan mengalami depresi memiliki respons peradangan yang berbeda. Peneliti mengaku, mekanisme terjadinya hal itu masih belum diketahui pasti hingga saat ini.

Namun, psikolog dan salah satu peneliti yang terlibat dalam uji klinis, Janice Kiecolt-Glaser mengatakan tubuh bisa menunjukkan respons yang bervariasi, bahkan terkait hal yang dilakukan sehari-hari.

Ini tergantung dari apakah individu tersebut mengalami depresi atau tidak. Namun yang pasti, dr. Kiecolt-Glaser menekankan bahwa depresi memang terbukti dapat menyebabkan terjadinya perubahan jangka panjang pada sistem daya tahan tubuh.

Lebih jauh, penelitian lain mengungkap bahwa orang yang depresi cenderung memiliki keterbatasan dalam melakukan aktivitas, kehidupan sosial, dan pekerjaan sehari-hari. Bahkan jika terjadi secara berkelanjutan, depresi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi-kondisi berikut ini:

1. Fluktuasi berat badan
2. Badan lemas dan kelelahan kronis
3. Penyakit jantung dan stroke
4. Keinginan untuk mengakhiri hidup alias bunuh diri.

Atasi sekarang juga!

Depresi terbukti memiliki berbagai dampak buruk, baik bagi kesehatan jiwa maupun kesehatan fisik. Oleh karena itu, jika Anda sering atau sedang mengalami depresi, usahakan untuk segera terbebas dari kondisi ini. Beberapa tips yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

1. Cari tahu penyebab utama depresi yang Anda alami, dan segera temukan jalan keluarnya.

2. Sempatkan waktu untuk bercerita tentang masalah apa pun yang membebani dengan keluarga atau kerabat paling dekat.

3. Lakukan hobi atau aktivitas favorit Anda. Jika perlu, lakukanlah hobi Anda sambil berlibur ke luar kota.

4. Dekatkan diri dengan Sang Pencipta, baik dengan beribadah, berdoa, atau sekadar merenung.

5. Periksakan diri ke dokter atau psikiater.

Deteksi dan penanganan dini depresi adalah cara terbaik untuk mencegah segala kemungkinan buruk yang bisa timbul akibat kondisi ini. Jangan biarkan depresi menurunkan daya tahan tubuh atau kualitas hidup Anda, hingga akhirnya menyebabkan segudang penyakit berbahaya. Tetap waspada, tetap jaga kesehatan Anda.(NB/RVS)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Putus Cinta, Berdarah-darah Jalan Kaki Tanpa Busana


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler