Derby Iberia, Tarung Alot Dua Tetangga

Selasa, 29 Juni 2010 – 08:30 WIB
LATIHAN - Pelatih Vicente Del Bosque dan timnya mendekati salah seorang pemain Spanyol yang cedera, di sesi latihan mereka di North West University Sports Village, di Potchefstroom, Sabtu (26/6) lalu. Foto: AFP Photo/Lluis Gene/FIFA.com.
LANGKAH Spanyol sempat terseok-seok di awal fase grup Piala Dunia 2010Besutan Vicente del Bosque yang merupakan salah satu unggulan juara ini dikalahkan Swiss dengan skor 0-1

BACA JUGA: Teka-teki Kuota Asia

Kendati demikian, mereka tetap bisa lolos ke 16 besar dengan status juara grup.

Namun, justru di sinilah ujian sesungguhnya buat La Furia Roja - sebutan Spanyol - dimulai
Dini hari nanti, mereka harus berhadapan dengan lawan klasik sekaligus tetangga dekat mereka, Portugal (siaran langsung RCTI pukul 01.30 WIB).

Bentrok kedua tim nanti malam diprediksi bakal sangat seru

BACA JUGA: Merchandise FIFA Made in Ubud

Sebab, laga di Green Point Stadium, Cape Town, itu buka sekadar duel antara tim peringkat kedua dan ketiga FIFA
Tapi juga bertujuan mencari siapa yang terkuat di Semenanjung Iberia

BACA JUGA: Pria Pemuja Messi

Tentunya, faktor-faktor non teknis seperti sejarah persaingan serta pertemuan di masa lalu turut menjadi bumbu.

"Setiap orang (di tim) sudah membicarakan Spanyol sepanjang waktu," ungkap gelandang serang Portugal Simao Sabrosa, seperti dilansir Associated Press"Tentu, kami punya respek kepada mereka, terkait dengan sejarah dan fakta bahwa mereka juara EropaTapi publik juga tidak boleh melupakan apa yang telah kami capai dalam beberapa tahun terakhir," papar pemain Atletico Madrid itu.

Selama ini, sepak bola Portugal memang selalu dianggap kelas dua jika dibandingkan dengan SpanyolItu tidak berlebihan, mengingat Liga Primera Spanyol memang jauh lebih majuBahkan, gemerlap liga tersebut telah menarik banyak pemain asal Portugal merumput di sanaDi timnas Portugal yang sekarang saja, tujuh pemain mencari nafkah di Liga PrimeraTermasuk kapten Cristiano Ronaldo yang bermain untuk Real Madrid.

:TERKAIT Namun, hal itu tidak membuat penggawa nyali Seleccao das Quinas - julukan Portugal - ciutKemenangan 7-0 atas Korea Utara dan menahan favorit Brazil 0-0 menjadi bekal yang lumayan"Performa terbaik Portugal belum munculItulah keyakinan sayaPara pemain sangat termotivasi dan percaya diriMereka selalu menunjukkan keinginan untuk melaju ke babak selanjutnya," ungkap Carlos Quieroz, pelatih Portugal.

Dalam laga dini hari nanti, Quieroz bisa menerjunkan kekuatan terbaiknyaBahkan, Deco yang baru pulih dari cedera direncanakan kembali ke lapangan, meski belum tentu turun sebagai starterHanya striker Danny yang diragukan bisa tampil lantaran kakinya terluka saat melawan Brazil.

Di sisi lain, Spanyol menghadapi masalah yang lebih pelikMereka terancam kehilangan holding midfielder Xabi Alonso yang terlilit cedera engkelKetika melawan Cile di laga pemungkas Grup G, dia harus ditarik keluar dan digantikan gelandang belia Javi MartinesBelum ada kepastian apakah Alonso bakal tampil, namun Javi sudah menyatakan siap mengisi posisi gelandang Real Madrid tersebut.

Kendati demikian, Del Bosque tetap optimistis siapa pun yang diturunkan, pasukannya mampu mengatasi Portugal"Kekalahan dari Swiss membuat kami semua stressTapi setelah itu kami bangkit dan memperbaiki diriKami fokus pada tujuan memenangkan enam laga ke depan, termasuk final," papar Del Bosque.

Terkait dengan keberadaan Ronaldo sebagai kartu as Seleccao das Quinas, Del Bosque mengaku tidak peduliDia bahkan tidak menyiapkan pengawal khusus untuk mematikan pergerakan pemain terbaik dunia 2008 itu.

"Saya khawatir kepada Portugal, bukan RonaldoTanpa Ronaldo pun, Portugal tetap tim yang tangguh," tegas Del Bosque, seperti dikutip AS"Kami melihat mereka saat melawan BrazilTim itu sukses menghalangi Brazil memainkan gaya terbaiknyaSecara tim, mereka sangat solidBuktinya, mereka bisa lolos ke 16 besar tanpa kebobolan," paparnya.

"Basis permainan mereka adalah benteng pertahanan yang kuat, dan serangan balik yang sangat cepatSementara gaya asli kami adalah fokus menyerangTentunya, gaya itu akan kami pertahankanTapi kali ini, kami harus lebih hati-hati dalam mengantisipasi serangan balik," pungkas Del Bosque(na/ito/jpnn)

Data Pertandingan

Stadion: Green Point, Cape Town
Kapasitas: 66 ribu penonton
Wasit: Hector Baldassi

Perkiraan Pemain

Spanyol (4-2-2): 1-Casillas (g); 15-Ramos, 3-Pique, 5-Puyol, 11-Capdevilla; 8-Xavi, 16-Busquets, 20-Javi Martinez, 6-Iniesta; 9-Torres, 7-Villa
Pelatih: Vicente del Bosque

Portugal (4-3-3): 1-Eduardo (g); 3-Ferreira, 6-Carvalho, 2-Bruno Alves, 23-Coentrao; 19-Tiago, 15-Pepe, 16-Meireles; 7-Ronaldo, 9-Liedson, 11-Simao
Pelatih: Carlos Quieroz

Head to Head
15/01/92 Portugal    v    Spanyol     0-0
19/01/94 Spanyol     v    Portugal    2-2
13/02/02 Spanyol     v    Portugal    1-1
06/09/03 Portugal    v    Spanyol     0-3
20/06/04 Spanyol     v    Portugal    0-1

Di atas kertas
Total, derby Iberia sudah berlangsung sebanyak 32 kali, di mana Spanyol memenangi 15 di antaranyaNamun, mayoritas victory itu diperoleh di masa laluSejak dekade 80-an Portugal mulai bisa mengimbangi, dan memetik enam kemenangan.

Bursa Asian Handicap
0 : 1/2

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiada Ronaldo, Teriaki Deco


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler