Desak Anies Patahkan Anggapan Diskusi Itu Membosankan untuk Anak Muda, Ini Buktinya

Jumat, 19 Januari 2024 – 21:32 WIB
Anies Baswedan mengenakan rompi dengan kutipan Buya Hamka saat menghadiri acara Desak Anies di Lapangan Cindua Mato, Sumatra Barat, Rabu (3/1/2024). Foto: dok Timnas AMIN

jpnn.com - Program Desak Anies yang belakangan viral ternyata memiliki banyak keraguan dalam proses pembuatannya.

Hal itu karena tidak sedikit pihak yang meragukan konsep diskusi terbuka yang menghadirkan Capres IR Anies Baswedan itu dianggap tidak menarik minat anak-anak generasi muda.

BACA JUGA: Ternyata Begini Sejarah Program Desak Anies

"Awalnya kita dirasa, dibilang anak-anak muda itu tidak suka yang beginian (forum diskusi), anak-anak muda itu suka yang fun, lucu, dan menyenangkan, tidak suka yang ribet-ribet apalagi diskusi yang rumit, mereka tidak akan peduli," kata Jubir Timnas AMIN Usamah Abdul Aziz, Jumat (19/1).

Walakin, keraguan itu mampu dipatahkan oleh tim Ubah Bareng yang konsisten menggelar acara Desak Anies sebanyak-banyaknya guna menghadirkan ruang dialog untuk anak-anak muda.

BACA JUGA: Desak Anies, Awalnya buat Undecided Voters & Pembenci, Kini Moncer dan Sangat Dinanti

"Kami merasa selama ini kurang (forum diskusi dengan anak-anak muda). Dan Mas Anies sangat terbuka dengan ini. Beliau mengaku siap berhadapan langsung, bertatap muka dengan anak-anak muda dan sekarang berkembang ke berbagai isu," tuturnya.

Pria yang beken disapa dengan panggilan Sammy itu mencontohkan, di daerah Banyuwangi, tim Ubah Bareng bertemu nelayan dan menggelar acara Desak Anies edisi nelayan.

BACA JUGA: Inilah Tampang Eksekutor Pembunuhan Arif Sriyono di Karawang yang Dibayar Istri Korban

"Di Riau, kami bikin Desak Anies edisi pedagang pasar. Ada petani juga waktu di Gorontalo. Kemarin, kami juga di pariwisata di Ambon, kami bikin di pinggir pantai dengan isu-isu di Ambon," lanjutnya.

Usamah mengatakan bahwa pada akhirnya fenomena Desak Anies sendiri berhasil mengalahkan pamor Gemoy, joget-joget dengan sebuah forum diskusi yang membangun.

"Ini membuktikan bahwa terkait Desak Anies membosankan dan membingungkan, justru ini yang dibutuhkan oleh anak-anak muda. Ini viral sekali," ujar Sammy.

Selain itu, pendaftaran acara Desak Anies di berbagai daerah selalu kebanjiran peserta yang mayoritas anak-anak muda.

"Kemarin saja kami belum 24 jam buka untuk pendaftaran penonton Desak Anies, tetapi yang mendaftar sudah lebih dari 3.000 orang sehingga kami terpaksa menutup pendaftaran karena kapasitas tempatnya terbatas," ucapnya.(*/jpnn.com)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler