Detektif Jubun Merilis Buku Seni Membaca Rahasia Manusia, Ini Isinya

Minggu, 14 Juli 2024 – 16:39 WIB
Detektif Jubun merilis buku berjudul 'Seni Membaca Rahasia Manusia'. Foto: dok. pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Detektif Jubun meluncurkan buku berjudul 'Seni Membaca Rahasia Manusia' yang diterbitkan penerbit Bukune, di Jakarta, Sabtu (13/7).

Acara peluncuran dimulai dengan menyanyikan lagu Aman Sentosa oleh Hananto Raharjo diiringi alunan suara violin yang merdu oleh Marcella. Turut hadir juga Johnwill Dama, pencipta lagu Aman Sentosa.

BACA JUGA: Detektif Jubun Berbagi Tip dan Cara Aman Mencari Orang Hilang

Menurut Jubun, perilisan buku tersebut sebagai upaya membenarkan perspektif banyak orang tentang profesinya sebagai detektif, khususnya di kalangan anak muda.

"Kalau di Indonesia itu tidak ada istilah detektif yah. Beda kayak di Hong Kong atau di Amerika, mereka punya kekuatan hukum untuk melakukan penyelidikan," kata Jubun, dalam keterangannya, Minggu (14/7).

BACA JUGA: Detektif Jubun Ungkap 5 Bahaya Bermain Judi Online, Waspada!

Menurut Jubun, di Indonesia, detektif itu hanya penyebutan. Artinya, ketika ada yang minta bantuan untuk mencari tahu, sejauh tidak bertentangan dengan hukum, dikerjakan oleh detektif.

Dalam bukunya, detektif Jubun berbagi metode dan trik bagaimana membuka lapisan-lapisan rahasia dari orang-orang yang melakukan kecurangan dan berdampak buruk bagi orang lain.

BACA JUGA: Tips Detektif Jubun Agar Rumah Tangga Selalu Harmonis

Mulai dari cara menemukan seorang penipu yang bersembunyi, atau menyelidiki suami yang diam-diam main hati dengan wanita lain.

"Di buku ini banyak cerita bagaimana saya menyelidiki kasus. Memang nama dan tempatnya disamarkan, tetapi teknik dan metodenya ada di buku itu,” kata Jubun.

Jubun menyadari bahwa profesi yang dia jalankan memang belum memiliki payung hukum. Namun, apa yang dilakukannnya tidak melanggar hukum, sehingga dia sangat berhati-hati dalam penyelidikan.

"Seperti masuk dan membuka mobil orang untuk mencari bukti, ya dia bakal ditangkap bukan karena dia jadi detektif, tetapi karena membongkar mobil orang tanpa izin,” kata Jubun.

Menurutnya, detektif sama seperti debt collector. Menagih utang itu enggak ilegal. Yang ilegal itu kalau dia menganiaya orang yang punya utang.

Perilisan buku Seni Membaca Rahasia Manusia menambah wawasan bagi anggota komunitas anak-anak muda, seperti Conan Fans Club, Detectives ID, dan beberapa mahasiswa.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta, Libertus S Pane yang merupakan ahli hukum perbankan mempertanyakan adakah metode atau cara yang efektif mencegah terjadinya kredit macet?

Jubun menuturkan pentingnya membaca pola kebiasaan dan gaya hidup calon debitur. Sebagian besar kasus gagal bayar utang disebabkan oleh gaya hidup yang konsumtif.

Ini merupakan buku ketiga detektif Jubun. Sebelumnya, dia merilis buku The Untold Story of Private Investigator, dan The Life of Private Investigator. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Detektif Jubun   Jubun   Detektif   buku  

Terpopuler