Detik-detik Brigadir Yosua Memakaikan Pakaian Putri Candrawathi

Selasa, 18 Oktober 2022 – 07:12 WIB
Putri Candrawathi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Detik-detik Brigadir Yosua Memakaikan Pakaian Putri Candrawathi.

Tim penasihat hukum Ferdy Sambo membacakan nota pembelaan atau eksepsi atas surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (18/10).

BACA JUGA: Penasihat Hukum Putri Candrawathi: JPU Kesampingkan Fakta Krusial

Beberapa poin dalam eksepsi itu menjelaskan detik-detik Brigadir Nofriansyah alias Brigadir J diduga melecehkan Putri Candrawathi di rumah Magelang, Jawa Tengah.

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Sarmauli Simangunsong menjelaskan, mulanya Putri Candrawathi yang tengah tidur di lantai dua mendengar pintu kaca kamarnya diketuk Brigadir Yosua.

BACA JUGA: Tim CCTV KM 50 AKBP Ari Cahya Nugraha Disebut di Dakwaan Ferdy Sambo, Chandra Bereaksi

Pintu itu menjadi sekat antara tangga paling atas dengan lantai dua rumah tersebut.

Tiba-tiba, Brigadir Yosua diklaim telah berada di dalam kamar.

BACA JUGA: Adzan Romer Menodongkan Senjata Api kepada Ferdy Sambo

Tanpa aba-aba, Brigadir Yosua langsung melucuti pakaian Putri, lalu melakukan kekerasan seksual.

Konon, Putri sedang sakit kepala dan tak enak badan.

Kedua tangannya dipegang Brigadir Yosua.

"Terdakwa Putri Candrawathi tak berdaya hanya dapat menangis ketakutan dan dengan tenaga lemah berusaha memberontak," kata Sarmauli.

Lalu, terdengar suara seseorang menuju lantai dua.

Brigadir Yosua lantas panik dan memakaikan pakaian Putri Candrawathi yang sebelumnya dilepas paksa.

Brigadir Yosua kemudian menutup pintu kayu berkelir putih dan memaksa Putri berdiri agar bisa menghalangi orang yang akan naik ke lantai dua.

"Putri Candrawathi menolaknya, dengan cara menahan badannya," ucap Sarmauli.

Brigadir Yosua Membanting Putri Candrawathi

Selanjutnya, Brigadir Yosua membanting badan Putri ke kasur dan memaksa agar lekas berdiri sembari berkata "Awas kalau kamu bilang sama Ferdy Sambo, saya tembak kamu, Ferdy Sambo, dan anak-anak kamu."

Putri Candrawathi yang sudah tak berdaya disebut kembali dibanting Brigadir Yosua ke kasur.

Brigadir Yosua memaksa Putri Candrawathi agar berdiri dengan posisi di depannya dan memerintahkan untuk keluar dari kamar.

Putri Candrawathi pun tak sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang terbuat dari plastik dan tidak menimbulkan suara yang keras.

"Menendang-nendang dengan kakinya ke pintu kaca dengan harapan ada seseorang yang mendengarnya. Sayangnya, tak ada yang menghampiri suara tersebut," ujar Sarmauli. (cr3/jpnn)


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler