Detik-detik KM Puspita Jaya Tenggelam, 7 Orang Hilang

Selasa, 23 Juni 2020 – 03:56 WIB
Proses pencarian tujuh nelayan korban kecelakaan laut di Perairan Selat Sunda perbatasan Pulau Panaitan dan Gunung Anak Krakatau. Foto: Banten Raya

jpnn.com, SERANG - Upaya pencarian tujuh nelayan korban kecelakaan laut di Perairan Selat Sunda perbatasan Pulau Panaitan dan Gunung Anak Krakatau (GAK) masih nihil.

Hingga hari ketiga, Senin (22/6), para korban belum ditemukan.

BACA JUGA: Seketika Ombak Besar Datang, Seperti Ada yang Menarik, Sam Rino Langsung Hilang

Ombak besar setinggi tiga meter menenggelamkan Kapal Motor (KM) Puspita Jaya berpenumpang 16 nelayan asal Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat (19/6) lalu.

Dari 16 nelayan, sembilan orang sudah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

BACA JUGA: Tiga Nelayan Hilang Ini Ditemukan Selamat di Perairan Pulau Onolimbu

"Kami lakukankan pencarian di Pulau Panairan dan pulau-pulau sekitar. Namun belum membuahkan hasil dan belum ada tanda-tanda," kata Kepala Basarnas Banten Muhammad Zainal Arifin.

Zainal mengungkapkan, proses pencarian tidak memiliki kendala apa pun. Untuk itu SAR terus berusaha mencari para korban dengan maksimal.

BACA JUGA: 3 Wanita, 1 Pria di Dalam Vila, Tak Bisa Mengelak

"Cuaca bagus berawan, tidak ada kendala," ungkapnya. (darjat/bantenraya)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler