Detik-detik Nenek 65 Tahun Disambar Petir Disaksikan Sang Anak, Mengerikan Sekali!

Senin, 25 April 2022 – 05:14 WIB
Peristiwa mengerikan dialami seorang nenek hingga harus menjemput ajalnya yang disaksikan sang anak., . Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, TAPANULI UTARA - Peristiwa mengerikan terjadi di Desa Pagar Batu, Tapanuli Utara, Sumut.

Rugun Manalu terkapar saat petir menyambar tubuhnya hingga akhirnya nenek 65 tahun itu meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Program Bulan Penuh Berkah Wagely Permudah Karyawan Mengakses Gaji dan THR

Detik-detik mengerikan itu disaksikan langsung sang anak yang bernama Tolhas.

Tolhas langsung histeris dan berteriak minta tolong kepada tetangga saat mengetahui ibunya tergeletak di tanah dengan kondisi badan mengalami luka bakar akibat disambar petir.

BACA JUGA: Tiga Pria Ini Sudah Ditangkap, Bagi yang Pernah Berhubungan dengannya Siap-siap Saja

Kasi Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu W Waringbing mengungkapkan peristiwa mengerikan itu terjadi saat keduanya baru saja sama-sama pulang dari ladang karena hujan disertai petir melanda wilayah tersebut pada Jumat (22/4) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

"Setibanya di belakang rumah, Tolhas langsung masuk ke rumah. Ibunya masih duduk di belakang rumah sambil memberi pakan pada ternak babinya," beber bintara Polri itu.

BACA JUGA: Sahabudin Belsigaway Ditangkap Tim Kejaksaan di Tempat Persembunyiannya

Aiptu Waringbing menceritakan tak berapa lama, petir dengan suara keras terdengar di belakang rumah.

Tolhas menghampiri sang ibu dengan maksud mengajaknya masuk ke dalam rumah.

Namun, setibanya kembali ke arah belakang rumah, dia menyaksikan sang ibu sudah terkapar dengan kondisi terbakar.

Tolhas langsung berteriak sejadi-jadinya untuk meminta pertolongan kepada tetangga agar bisa membantu membawa sang ibundanya ke dokter.

"Korban sempat dibawa ke puskesmas, tetapi karena pihak Puskesmas tidak sanggup hingga akhirnya dirujuk ke RS Tarutung. Namun di perjalanan, korban menghembuskan nafas rerakhirnya. (mrk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler