jpnn.com - JAKARTA - DPRD DKI Jakarta berencana menggulingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari posisi gubernur DKI Jakarta.
Niat para politisi kebon sirih untuk menggulingkan Ahok ini tersirat dari pernyataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, akan menggiring lembaga legislatif untuk menggunakan hak interpelasi dan hak impeachement kepada Ahok.
BACA JUGA: Tiga Hari Kebanjiran, Pedagang Thamrin City Rugi Miliaran
"Saya kasih tahu nih, Senin (6/2) mendatang, kami akan menggelar rapat gabungan semua pimpinan komisi, fraksi dan pimpinan dewan. Agendanya membicarakan langkah yang akan diambil dewan dalam menyikapi kebijakan Ahok dalam persoalan APBD," ujar Taufik, kemarin (12/2).
Hak interpelasi akan digunakan lantaran persoalan APBD 2014 yang mengalami defisit Rp 6 trilun, dan penyerapan anggaran yang rendah dan hanya mencapai kurang lebih 40 persen dari total anggaran sebesar Rp 72,3 triliun.
BACA JUGA: Di Enam Muara Sungai Ini Akan Dipasang Pompa Besar
"Kalau hak impeachment akan kami gunakan dilatarbelakangi persoalan draf APBD 2015 palsu yang disodorkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh Pemprov DKI yang akhirnya draf APBD itu dikembalikan oleh Kemendagri," beber Taufik.
Pada persoalan APBD 2015, sambung dia, Gubernur Ahok sudah membohongi publik. Yaitu mengirimkan draf APBD bukan hasil sidang paripurna alias belum ditandatangani dewan.
BACA JUGA: Ini Suara Warga tentang Gaji Gendut PNS DKI
"Dalam hal ini Ahok sudah melakukan tindak pindana. Berangkat dari hal itu, dewan akan mengimpeachment Ahok. Perlu diketahui juga, yang mengirim surat ke Kemendagri bahwa draf APBD yang dikirim Ahok palsu itu adalah dewan secara lembaga, bukan oknum dewan yang dituduhkan Ahok," tegas Taufik. (pes/wok)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Komisi VI DPR Siap Bantu PLN Keroyok Ahok
Redaktur : Tim Redaksi