Di Hadapan Pelajar, Menaker Ida Ungkap Jurus Hadapi Era Disrupsi, Simak ya

Minggu, 29 Mei 2022 – 19:44 WIB
Menaker Ida Fauziyah berpesan kepada para pelajar MTsN 3 Jombang agar menyiapkan bekal untuk menghadapi era disrupsi. Foto: Humas Kemnaker

jpnn.com, JOMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menghadiri acara wisuda MTsN 3 Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (29/5).

Dalam kegiatan tersebut, Ida berpesan kepada para pelajar MTsN 3 Jombang agar sedari dini menyiapkan bekal untuk menghadapi era disrupsi.

BACA JUGA: Kemnaker Fasilitasi Penyelesaian Persoalan Pekerja dan Perusahaan Logistik di Maumere

Yakni, skill atau kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta jaringan atau networking yang kuat.

"Selain dituntut menguasai ilmu-ilmu agama, santri harus memiliki skill, menguasai bahasa asing, dan memperbanyak teman untuk menghadapi guncangan atau disrupsi," kata Menaker Ida.

BACA JUGA: Begini Cara Kemnaker Dorong Peningkatan Kepatuhan Penerapan K3

Dia menjelaskan, bekal skill sangat dibutuhkan karena di era disrupsi banyak jenis pekerjaan yang hilang.

Namun, pada saat yang sama, banyak jenis pekerjaan baru yang bermunculan.

BACA JUGA: 28 Unit Usaha & Mitra Pemasok APP Sinar Mas Raih Penghargaan SMK3 dari Kemnaker

"Siapa yang memiliki skill dan penguasaan teknologi dan komunikasi, dia akan dapat menangkap peluang baru," ucapnya.

Jadi, apa yang hari ini relevan, beberapa tahun ke depan bisa tidak relevan.

Karena itu, siswa harus belajar tentang banyak hal dan tingkatkan terus kompetensi diri.

Kedua, bahasa asing, terutama bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin. Bahasa Inggris untuk pergaulan global. Bahasa Arab untuk pergaulan dan penguatan literatur agama.

Sementara itu, bahasa Mandarin penting dikuasai karena ke depan China menjadi salah satu kekuatan yang makin dominan, terutama dalam ekonomi global.

"Kenapa bahasa asing penting? Karena dengan menguasai bahasa asing, kita bisa belajar lebih banyak hal tentang perkembangan mutakhir global," ucapnya.

"Banyak saudara kita yang memiliki skill atau produk tertentu yang bagus, tetapi tidak bisa berkembang secara global karena keterbatasan penguasaan bahasa asing. Kuasailah satu atau beberapa bahasa asing. Itu menjadi salah satu penunjang kesuksesanmu," imbuhnya.

Ketiga, memperluas pergaulan. Dengan begitu, pergaulan yang kuat akan memiliki networking atau jaringan pertemanan yang kuat pula. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler