Di Tengah Ancaman Corona, Warga Jakarta Timur Kembali Kebanjiran

Senin, 16 Maret 2020 – 22:53 WIB
Banjir merendam jalan di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (16/3). Pihak kecematan setempat menyebutkan banjir terjadi akibat intensitas hujan sejak sore hari. Foto: ANTARA/HO-Kelurahan Tengah

jpnn.com, JAKARTA - Di tengah ancaman wabah virus corona, sebagian warga DKI Jakarta kembali kebanjiran. Banjir dilaporkan kembali merendam rumah penduduk di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (16/3).

Camat Kramat Jati Eka Darmawan mengatakan, banjir kali ini disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Air merendam wilayah RW01, RW02, RW03, RW04, RW05, RW06, RW07, RW09, dan RW10 dengan ketinggian 10-50 sentimeter.

BACA JUGA: Warga Tembok Dukuh Yakin Cak Machfud Mampu Atasi Banjir

"Situasi ini terjadi sejak sore karena intensitas hujan yang tinggi," katanya di Jakarta.

Eka mengatakan bahwa banjir merendam kawasan tersebut perlahan surut, salah satunya di RW05. "RW 05 kompleks Bulak Rantai mulai surut," katanya.

BACA JUGA: Survei: Ahok Gubernur Paling Baik dalam Menangani Banjir Jakarta

Eka mengatakan warga yang terkena banjir belum memilih untuk mengungsi ke lokasi yang aman. "Hampir semua surut hanya tinggal di depan kelurahan kira-kira 20 sentimeter. Sebentar lagi juga surut," katanya.

Banjir di wilayah Kramat Jati sebelumnya terjadi pada awal Januari dan Februari 2020. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Tenang Pak Anies, Taufik Gerindra Jamin Pansus Banjir Tidak Menakutkan


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler