Dialog Antarulama dengan Afghanistan, Indonesia Bela Hak Perempuan

Kamis, 23 Juni 2022 – 16:42 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. Foto: HO-Kemlu RI

jpnn.com, DOHA - Perwakilan Indonesia dalam dialog trilateral ulama bersama Qatar dan Afghanistan mengangkat sejumlah isu, termasuk peran pendidikan Islam dalam upaya menopang ketahanan nasional.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pengarahan pers yang diikuti dari Jakarta, Rabu.

BACA JUGA: Terinspirasi Amerika, Uni Eropa Bakal Perlakukan Rusia seperti Afghanistan

Retno menjelaskan bahwa kerja sama dialog antarulama merupakan salah satu fokus Indonesia dalam hubungan dengan Afghanistan, khususnya di bawah Taliban yang telah mengambil alih kekuasaan negara tersebut.

Pertemuan trilateral antarulama Indonesia, Qatar, dan Afghanistan berlangsung pada 14 Juni lalu di Doha, Qatar, di mana Indonesia diwakili oleh tiga orang ulama dari NU, Muhammadiyah, dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah.

BACA JUGA: Perempuan Afghanistan Terbebas dari Kawin Paksa, tetapi Masih Dilarang Main Sinetron

“Dialog berjalan baik dan terbuka. Di dalam pertemuan tersebut, ulama Indonesia mengangkat beberapa isu, antara lain peran pendidikan Islam dalam menopang ketahanan nasional,” ujar Retno.

Selain terkait pendidikan Islam, perwakilan Indonesia juga mengangkat isu perempuan dan pendidikan dari perspektif Islam, serta manifestasi nilai-nilai Islam dalam memajukan perdamaian dan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis.

BACA JUGA: Perempuan Afghanistan Menanti Jawaban: Taliban Kelompok Kesatria atau Gerombolan Pria Gombal?

Indonesia sendiri terus memegang komitmen untuk membantu rakyat Afghanistan. Menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban, Indonesia tak hanya melakukan berbagai kegiatan untuk mendukung kehidupan masyarakat, utamanya perempuan, tetapi juga mengirim bantuan berupa bahan pangan sebesar 65 ton pada Januari lalu.

Adapun selain kegiatan dialog trilateral, saat ini ulama Indonesia juga sedang melakukan kunjungan ke Kabul, Afghanistan bersama dengan para ulama dari sejumlah negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, ulama Indonesia juga mengangkat isu pendidikan bagi perempuan.

“Untuk mendukung pendidikan bagi semua, Indonesia telah menawarkan beasiswa pendidikan dan pembangunan kapasitas bagi rakyat Afghanistan, termasuk kaum perempuannya,” papar Retno. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler