Dibeking Ahok, Jalan Dedi Menuju Jabar 1 Makin Mulus

Selasa, 21 Juni 2016 – 10:50 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Foto: dok jpnn

jpnn.com - BANDUNG— Ambisi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi gubernur Jawa Barat diyakini bertambah mulus. Pasalnya, dia baru saja mendapat dukungan terbuka dari Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok.

Meski bukan seorang kader, pernyataan Ahok tersebut pasti tetap dipertimbangkan petinggi-petinggi DPP Partai Golkar dalam membuat keputusan terkait Pilkada Jabar.

BACA JUGA: Polda Usulkan Jam Malam buat Remaja

“Mereka (Golkar) ingin simetris, kemenangan di Jakarta dan Jabar. Targetnya harus begitu. Meskipun belum tentu memilih Dedi, tapi dukungan ini cukup positif bagi Dedi. Golkar kan mendukung Ahok di Jakarta, jadi permintaan Ahok ini akan didengar,” kata pakar politik dan pemerintahan dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf saat dihubungi, Senin (20/6).

Dia menilai dukungan Ahok kepada Dedi ini dikarenakan kesamaan pandangan antara keduanya. Terutama dalam menyikapi keanekaragaman dan perbedaan budaya, suku, dan agama. 

BACA JUGA: KESAL! Permaisuri: Hakim Telah Melukai Hati Almarhum...

Ahok, tambahnya, menilai Dedi bisa menghargai setiap perbedaan yang ada. “Penghargaan terhadap perbedaan. Itu yang terjadi di DKI dan Purwakarta. Selain sosok budayawan, Dedi sangat menghargai perbedaan, saling menghormati. Ini yang menarik bagi Ahok,” katanya.

Selain itu, dukungan Ahok ini berlandaskan kepentingan pembangunan di kedua daerah tersebut. DKI Jakarta dan Purwakarta berada di lokasi yang berdekatan, sehingga kedua daerah tersebut memiliki keterkaitan yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

BACA JUGA: Siapa Mau Bantu Enam Bersaudara Telantar Ini?

Asep menyontohkan, tata ruang kedua daerah itu memiliki keterkaitan satu sama lain. “Tata ruang untuk kereta api cepat, migrasi penduduk. Ditambah pasokan air DKI pun dari Purwakarta, dari Jatiluhur. Mungkin Dedi dianggap sudah memiliki sinyal positif untuk Jakarta,” katanya.

Dengan adanya dukungan ini, Asep meminta agar Dedi lebih intensif dalam melakukan konsolidasi dengan internal partai maupun dengan Ahok itu sendiri. “Konsolidasi, agar lebih konkrit. Kalau dukungannya seperti ini, masih umum,” katanya.

Sebelumnya, Dedi mengaku senang karena mendapat dukungan dari Ahok. Namun, ketua DPD Partai Golkar Jabar itu mengaku belum terlalu jauh memikirkan soal pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 2018 tersebut. 

“Kalau saya saat ini masih ingin fokus sebagai kepala daerah Purwakarta, juga terus melakukan konsolidasi dan komunikasi. Sehingga nantinya harapan Pak Ahok (sebagai Gubernur Jabar) bisa terwujud,” singkatnya. (agp/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mencekam! Mesin Mati, Pesawat Latih Nyungsep di Tambak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler