Diburu Banyak Polisi, Pelajar Pembacok Siswa di Pomad Bogor Belum Tertangkap

Selasa, 04 April 2023 – 22:27 WIB
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila Secar (tengah) saat diwawancarai usai beberapa ungkap kasus di Mapolresta Bogor Kota, Senin (3/4/2023). (ANTARA/Linna Susanti)

jpnn.com, KOTA BOGOR - ASR, pelaku utama pembacokan AS siswa kelas X SMA Bina Warga di Simpang Pomad Jalan Raya Bogor-Jakarta masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Lebih 21 hari sejak peristiwa pembacokan tersebut, ASR belum menyerahkan diri atau tertangkap.

BACA JUGA: Siswa SMK Pembacok Pelajar di Pomad Bogor Berpindah-pindah Tempat

"Kami tidak henti-hentinya melakukan upaya maksimal, kami melakukan penelusuran, pemeriksaan, keterangan saksi-saksi, dan profiling terhadap lokasi-lokasi kemungkinan tempat terduga pelaku ASR ini bersembunyi," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila Secar saat dikonfirmasi, Selasa.

Dia mengungkapkan hingga kini pengejaran terhadap ASR yang diduga berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain belum membuahkan hasil.

BACA JUGA: 2 Pembacok Pelajar SMK di Simpang Pomad Ditangkap Polisi

Namun demikian, polisi terus mencari keberadaan ASR dari keterangan saksi-saksi, keluarga dan teman-temannya.

"Untuk kendala sampai saat ini kami masih berupaya ke beberapa lokasi kediaman orang tua, teman dan segala macam, ini memang tidak ada. Kendalanya ya memang dia (ASR) tidak mau kooperatif, berbeda dengan dua tersangka lainnya, ada upaya untuk kooperatif atau gentle untuk kami lakukan penangkapan di kediaman," kata Rizka.

BACA JUGA: 2 Pria dan Satu Wanita di Dalam Penginapan, Ada Alat Kontrasepsi

Menurutnya, tersangka ASR tidak sedang disembunyikan oleh pihak tertentu.

Kepolisian menjalin komunikasi dengan pihak keluarga untuk menginformasikan keberadaan ASR jika mengetahuinya.

"Tidak (disembunyikan). Masih kita lakukan pemeriksaan untuk itu (pihak keluarga), kita pendalaman juga, kita minta bantu untuk memberikan informasi apabila yang bersangkutan (ASR) ada. Untuk sementara ini, kita masih jalin komunikasi baik dengan pihak keluarga. Pekerjaannya (orang tua) buruh," katanya.

Kompol Rizka menyampaikan Satreskrim Polresta Bogor Kota tidak hanya mencari ASR di sekitar Kota Bogor, tetapi juga sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor dan luar kota.

"DPO-nya kami sudah berkoordinasi dengan polres atau polsek yang kami tengarai kemungkinan lokasi-lokasi itu diduga ada dan kami sudah koordinasi dengan polisi setempat," jelasnya.

ASR merupakan pelaku utama pembacokan terhadap AS. Ia merupakan residivis kasus jambret dan keluar dari tahanan pada tahun ini, kemudian kembali diterima sekolah SMK swasta karena mempertimbangkan hak asasi manusia (HAM).

Namun, pelajar berusia 17 tahun itu kembali melakukan tindak kriminal setelah kembali sekolah.

Kini keberadaan ASR masih dalam pengejaran jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota, sementara dua pelaku lainnya, yakni MA dan SA yang berboncengan dengan ASR dan berperan mendukung aksi temannya itu sudah tertangkap beberapa waktu lalu.

Mereka bertiga merupakan sekawan yang membacok AS di kawasan lampu merah perempatan Simpang Pomad, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, pada 10 Maret 2023 pukul 9.30 WIB.

Ketiga pelaku berboncengan satu sepeda motor dari arah Cibinong dan pelaku ASR langsung menyabetkan pedang panjang atau gobang ke arah AS yang sedang berjalan dengan teman-temannya hendak menyeberang.

AS menjadi korban salah sasaran karena tujuan ASR dan teman-temannya adalah A yang menantang mereka melalui akun media sosial Instagram, namun saat itu tidak ada di lokasi. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... David Korban Penganiayaan Mario Dandy Seperti Meninggal, tetapi...


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bogor   Pelajar   pembacokan   Polisi  

Terpopuler