Diduga ada Oknum Aparat di Balik Maraknya Praktik Prostitusi di Puncak Bogor

Senin, 12 Oktober 2020 – 11:37 WIB
PSK. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Oknum aparat diduga melindungi praktik prostitusi di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Sebab hingga kini, praktik esek-esek di kawasan itu terus bergeliat.

BACA JUGA: Pengakuan Pengelola Vila di Kawasan Puncak Bogor: PSBB Bisa Diatur

Seperti yang terjadi di sebuah kampung di Gang Cibeureum-Batulayang, Kecamatan Cisarua. Oknum aparat diduga kerap kali menutupi kegiatan prostitusi di sejumlah vila di sana.

Salah seorang PSK asal Cianjur, sebut saja Mawar (23) mengaku, sering kali menemani turis untuk berpesta di vila-vila.

BACA JUGA: Banjir Darah di Kafe Sanur Bali, Ngeri!

Ia menyebutkan, selain meminum minuman keras bersama wisatawan luar negeri, turis asing ini kerap meminta dikenalkan dengan banyak PSK lainnya untuk berpesta se*s.

”Jadi suka bawa teman juga. Ah amanlah di Puncak mah (Cisarua),” katanya seperti dilansir Radar Bogor.

BACA JUGA: Denpom Bergerak ke Diskotek, Satu Anggota TNI Tak Berkutik, Ada yang Bermain Judi dan Narkoba

Demi kelancaran pesta minuman keras juga se*s ini, dia beralasan, hal itu dikarenakan ada uang keamanan yang harus diberikan ke oknum petugas yang berpatroli.

”Kalau ada ramai-ramai biar enggak dirazia, ya kami bayar uang keamanan,” ungkapnya.

Petugas, kata dia, biasanya melihat terlebih dulu jumlah perempuan yang ikut berpesta. Kemudian per orangnya harus bayar uang keamanan sebesar Rp 50 ribu.

”Per orang Rp 50 ribu. Yang datang pakai mobil patroli dan baju dinas. Setelah itu kami lanjut pesta,” bebernya.

Sementara itu, Kapolsek Cisarua Kompol Yayan Sopyan mengatakan, pihaknya tidak mengetahui hal tersebut.

Kala ada, katanya, dia meminta secara detail data petugas yang meminta ’jatah’ itu. ”Sementara waktu tidak ada. Saya minta data anggotanya,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Cisarua Iptu Yudi Wahyudi membeberkan, informasi itu baru saja didapatkan.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada tindakan seperti itu yang dilakukan pihak polisi. Jika benar, dirinya menyebut, akan mengecek lebih lanjut.

”Biar nanti dicek,” tukasnya. (reg/c/radarbogor)

 


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler