jpnn.com - JAKARTA - Bekas Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino mengungkapkan tidak terlalu tertekan saat menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik Bareskrim Polri. Ya, hari ini (6/1) RJ Lino diperiksa penyidik sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane di Pelindo II.
"Sangat menyenangkanlah. Rileks sekali kok," katanya usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu, (6/1/2016).
BACA JUGA: Walah, Ternyata Presiden Tak Pernah Instruksikan Menteri Yuddy Umumkan Rapor
Selama kurang lebih tiga jam Lino diperiksa tim penyidik. Padahal saat Lino memasuki gedung Bareskrim Polri pukul 08.45 Wib dia tampak tertunduk. Ekspresinya seperti orang murung dan lesu.
Namun usai menjalani pemeriksaan pukul 11.55 Wib, raut wajah Lino nampak sumingrah.
BACA JUGA: RJ Lino: KPK Lucu
Sementara itu, kuasa hukum Lino, Haroe M Soewarno mengatakan, kliennya akan menjalani lagi pemeriksaan di Bareskrim Polri pada tanggal 19 Desember 2016. Dia menegaskan, jika Lino masih dalam status saksi atas kasus pengadaan 10 unit mobile crane tersebut.
"Untuk melengkapi slip gaji, berkas gaji, sama aset yang dimiliki Lino," tutup Haroe. (Mg4/jpnn)
BACA JUGA: Ketua BEM UNJ Dipecat, Fahri Hamzah Minta Pak Rektor Segera Menyesali Perbuatannya
BACA ARTIKEL LAINNYA... Surat Pedas Fahri Hamzah untuk Rektor UNJ
Redaktur : Tim Redaksi